Senin, 27 Juli 2015

Kurnala - Goin Resmi Daftar Di KPUD Aru

                    Kurnala : Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Skala Prioritas Saya

          Dobo-Lira Maluku News. Calon Bupati Kabupatenb Kepulauan Aru yang juga adalah Politisi PartaiDemokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan). Welhelm Danie Kurnala,SH, Akhirnya mendaftar di KPUD Kabupaten Kepulauan Aru pada Senin 27 Juli 2015, didampingi oleh Wakilnya, Asis Goin, pasangan yang disingkat WelcomeGo itu datang di KPUD pukul 11.00 Wit, dengan berpakaian kemeja Putih. 
           Kedua pasangan yang di usung oleh koalisi PDIP, Hanura, dan PAN ini didampingi oleh Ketua TIM Pemenangan yang juga adalah Anggota DPR-RI Merci Barends, serta Ketua DPC PDI-Perjuangan, Frangki Leunupun, Ketua DPD PAN Abdulah Pasolo, dan Ketua DPC Hanura. Jandry Barends. 


          Selain didampingi oleh para pimpinan Parpol mereka juga didampingi oleh Tim Sukses dan simpatisannya. Welhelm Kurnala dan Asis Goin kemudian menunggu diruang KPUD, Karena secara bersamaan juga pasangan lainnya yang diusung gabungan Partai Politik yang di komadai oleh PKPI dan Nasdem yaitu dr Johan Gonga dan Muin Sogalrey yang datang mendahului setengah jam dan sedang mendaftar di KPUD, sehingga KPUD pada saat itu sedang memeriksa berkasnya. 
         Welhelm Kurnala seusai mendaftar kepada Pers mengatakan, akan berniat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru jika terpilih menjadi Bupati. Program-program unggulan yang menjadi prioritas adalah masalah Kesehatan, pendidikan, dan Infrastruktur yang harus diperbaiki baik itu tenaga Guru, Dokter, perawat, infrastruktur, sampai pada penambahan kapal cepat. 
           Selain itu masalah penataan Birokrasi menjadi focus perhatiannya juga saat menjabat sebagai orang nomor satu di Aru. Wakil Ketua Komisi D DPRD Maluku inijuga menambahkan, dirinya merasa terpanggil untuk melihat dan menyelesaikan berbagai persoalan di kabupaten yang berjuluk Jargariaitu, persoalan yang sering menjadi keluhan masyarakat Aru seperti, pelayanan kesehatan, masalah infrastrukturseperti, Jalan, sanitasi air bersih, Perumahan.selain itu yang paling penting adalah masalah transportasi laut dan udara yang menjadi kendalah pokok masayarakat, karena untuk menghubungkan satu pulau dengan yang lain harusmenggunakan speadboad dan ini yang menjadi kendala masayarakat dalam meningkatkan perekonomian nya jika terhambat oleh akses transportasi jika ke kota. 
         “saya akan menyelesaikan berbagai masalah di Kabupaten KepulauanAru terlebihkhusustentang kesehatan dan pendidikan yang menurutsayamasih sangat memprihatinkan dan tertinggaldaridaerah-daerah lain” dirinya juga berencana untuk datangkan investor dari luar untuk mengeksplorasi kekayaan alam Aru untuk mensejahterakan masyarakatnya.. Dirinya juga meminta kepada semua pihak untuk menjaga kondisi Kabupaten kepulauan Aru agar tetap kondusif dan tidak terganggu darihal-hal yang merugikan banyak orang.dirinya juga meminta kepada para kandidat yang mau maju sebagaicalon bupati untuk tetap menjaga kondisi yang harmonsi dengan jangan memprovokasi masyarakat.
           Kurnala juga akan membangun perekonomian masyarakatAru agar lebih baik. Dengan bekerja dengan keras,jujur, dan transparan dengan akanmempublikasikan besaran APBD kabupatenKepualuanArudan di peruntukan untuk melayani kebutuhan masyarakat Aru sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 
      Dirinya berharap agar masyarakat Kabupaten KepulauanAruuntuk tetap bersatu dalam membangun kabupaten kepualuan aru yang lebihbaik kedepan tanpa memandang suku dan ras tetapi lebih kepada semangat Bhineka Tunggal Ika. (TIM)

Inilah Cerita Welhelm Daniel Kurnala Terjun Kedunia Politik

    Awalnya Diajak Ralahalo, Akhirnya Terpikat Setelah Selami Permasalahan Masyarakat Aru

         Ambon-Lira Maluku News. Welhelm Daniel Kurnala mengakui awal mula terjun ke kancah politik karena ajakan mantan Gubernur Maluku (Karel Albert Ralahalu), Namun dalam perjalanan waktu, Ia terus memotivasi dan mengasah diri untuk terus mencintai jalan politiknya. Karena dalam dunia politik itu selalu ada saja yang baru, Ia pun terus menggembleng diri untuk berkomitmen menjadi seorang politikus yang berhati nurani, di tengah hiruk-pikuk jalan politik yang dilakoninya itu, Kurnala mengakui ada satu prinsip yang terus dipegangnya yaitu komitmennya untuk terus mendengarkan dan menyuarakan kepentingan-kepentingan rakyat. Prinsip yang demikian ini bukan tanpa alasan, Menurutnya kepentingan masyarakat itu memang harus terus diperjuangkan, oleh karenanya, memiliki kewenangan dalam arti politik diperlukan.

                                               Kurnala saat menuju tempast pendaftaran

       Artinya, kepentingan rakyat harus diperjuangkan secara politik . dengan begitu, memiliki kewenangan menjadi sarana untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, biar tidak sekadar omong doang (omdo). "Saya kasih contoh: masyarakat kadang kekurangan BBM. Kebanyakan dari mereka (para nelayan). BBM itu terbatas. Sudah terbatas, harganya gila-gilaan sampai dua kali lipat, bahkan tiga kali lipat. Saya tidak bisa marah karena ini berbicara soal bisnis, tetapi kalau saya memiliki kewenangan(kekuasaan) , saya bisa mengatur apa yang namanya Perda terkait dengan penjualan minyak. Dengan demikian tidak dimonopoli," terang Kurnala.
         Dalam konteks Aru saat ini, Ia mengakui ada begitu banyak persoalan yang perlu dibenahi agar masyarakat benar-benar sejahtera, Melihat dan merasakan langsung fakta bahwa berjibunnya masalah yang ada di Aru, mendorong nuraninya untuk mengambil sikap. Setelah lewat permenungan panjang, akhirnya terlintas dalam benak pikirannya untuk menjadi bertarung untuk meraih posisi sebagai Bupati kepulauan Aru . Entah mengapa, Ia terus tergelitik dengan "panggilan " dari relung hati terdalamnya itu. Ia pun menjadi gelisah. Dalam situasi kegelisahan ini, anggota DPRD Provinsi Maluku ini keliling ke Aru dan melontarkan peretanyaan pada masyarakat Aru. 
       “Kalau tahun depan ada Pilkada, Bapak siap tidak membantu saya?" Demikian itu pertanyaan yang selalu diajukannya pada masyarakat Aru, Mereka pun menjawab, "Kalau tipe Bapak yang kerja begini (memperjuangan kepentingan rakyat), kita dukung, Pak!"ungkap mereka Berbekal jawaban masyarakat atas kegelisahanya, saat turun langsung ke lapangan, bapak dua anak ini memutuskan untuk maju menjadi bupati di Kepulauan Aru. Pengalaman langsung hidup di tengah masyarakat Aru, hingga akhirnya mendapat dukungan konkret masyarakat untuk Aru ini, membuat pemilik Maluku City Mall ini optimis bisa mensejahterakan dan membangun Aru. Kurnala pun berpandangan bahwa, membangun Aru itu akan lebih elok jika dimulai dari membangun Sumber Daya Manusianya dulu (SDM), yang harus harus benar-benar dicoaching. 


       Menyangkut SDM menurut Kurnala ,ada beberapa hal yang harus mesti diprioritaskan yakni memiliki intelektual, bekerja dengan jujur dan berintegritas tinggi dan bisa luwes dalam kehidupan bermasyarakat. "Kita jangan yang lainnya dulu, Jangan infrastruktur, SDM dululah. Setelah SDM, kita baru berbicara tentang infrastruktur," tandasnya. Ia pun menjabarkan, setelah infrastruktur, baru bicara soal Sumber Daya Alam dan investasi. "Setelah kita bicara tentang investasi, kita bicara tentang pemberdayaan masyarakat yaitu bagaimana masyarakat bisa dilibatkan ke dalam ini semua." Ia pun percaya, kalau masyarakat sudah dilibatkan berarti yang ada peningkatan terhadap kualitas dan akhirnya kesejahteraan terwujud. "Bersama masyarakat Aru, kita bergandengan tangan membangun dan mewujudkan kesejahteraan bersama," tandas pria yang bakal berpasangan dengan Azis Goin sebagai wakilnya untuk maju menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Aru.(Deddy Weussa)

Minggu, 26 Juli 2015

Kantongi Rekomendasi PDIP, Hanura Dan PAN, Kurnala - Goin Optimis Menang Di Pilkada Aru

      Dobo-Lira Maluku News. Partai Amanat Nasional (PAN) menjadi penentu untuk meloloskan Wellem ‘Titi’ Kurnala-Azis Goin guna mendaftar mengikuti Pilkada Aru 2015. 
       Rekomendasi dukungan pencalonan diputuskan DPP PAN pada Kamis (23/7)lalu , sebelumnya pasangan ini telah telah mengantongi rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Pembaharuan (PDIP) yang memiliki 3 kursi di DPRD setempat. 
        Beberapa hari sebelum tahapan pendaftaran dibuka, pasangan Titi-Azis juga berhasil melakukan lobi-lobi politik sehingga dapat meraih rekomendasi dari Partai Hanura yang memiliki 1 kursi, akhirnya sisa satu kursi lagi berhasil direbut dengan melobi Partai Amanat Nasional (PAN). 


        Titi-Azis yang saat itu didampingi oleh Ketua DPD PDIP Maluku, Edwin Adrian Huwae ternyata berhasil melobi Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan untuk mendapatkan rekomendasi dari partai berlambang matahari yang dideklarasasikan di Jakarta pada 23 Agustus 1998 tersebut.
       Bakal calon Bupati Aru Welem Kurnala saat dikonfirmasi lewat telepon selulernya, mengaku akan bertarung habis-habisan untuk menang Pilkada Aru 2015, pasalnya Ia bertekad untuk memajukan kabupaten yang berjuluk Jargaria itu, sehingga keluar dari dari masalah-masalah ketertinggalan, baik itu dari segi keterbatasan Infrastruktur,minimnya pelayanan Kesehatan, maupun peningkatan kualitas Pendidikan. “jika masyarakat Aru mau menikmati pembangunan Infrastruktur yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang makin meningkat , peningkatan kualitas pendidikan yang bermutu , teruji ,dan bersaing maka sudah saatnya kita sama-sama dengan rakyat untuk berjuang memilih Bupati dan Wakil Bupati yang peduli terhadap rakyatnya dan mau bekerja meningkatkan kesejahteraan rakyat sehingga kedepan, kabupaten kepulauan Aru dapat berkembang setara dengan kabupaten lainnya di provinsi Maluku, dan itu ada pada saya, Welhelm Kurnala dan Asis Goin” kata Politisi PDIP itu berpromosi. Senada dengan Kurnala, pasangan balon wakil bupati, Aziz Goin juga menyampaikan hal yang sama, bahwa dirinya maju jadi Wakil Bupati demi berjuang semata-mata untuk rakyat Aru. Singkat Goin(TIM)

Wakil Ketua KNPI, Minta Masyarakat Maluku Tak Terprovokasi,

                Kasale : Kedepan Aparat dan Pemda Harus Kedepankan Pendekatan Preventif

       Ambon–Lira Maluku News. Bentrokan antar kampung yang terjadi di wilayah Maluku pada pekan kemarin mendapat tanggapan serius dari wakil ketua KNPI kota Ambon, Ferry Kasale. 
        Kasale yang ditemui di Joas CafĂ© Sabtu(25/7) menyatakan bahwa, kasus bentrokan di sejumlah lokasi di Maluku harus disikapi secara bijak oleh elemen masyarakat.
      “Konflik - konflik yang terjadi harus mendapat penanganan serius dari aparat keamanan dan TNI/Polri di daerah ini, sehingga dapat diselesaikan dan diatasi lewat pendekatan- pendekatan yang profesional”ungkapnya. 


       Menurutnya jika pendekatan professional diterapkan, maka konflik tidak akan melebar merambat kemana –mana”saya kira upaya –upaya pencegahan konflik mesti dimaksimalkan cara itu lebih efektif untuk menyadarkan masyarakat”beber Kasale Diungkapkan olehnya, aparat keamanan baik Polri maupun TNI serta stake holder terkait lainnya harus dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk meningkatkan upaya -upaya preventif, dalam menghindari terjadinya konflik misalnya lewat pengarahan- pengarahan akan dampak dari pada konflik yang notabene merugikan .
       “Saya kira agak kurang efektif, jika terjadi konflik baru ada upaya perdamaian”ringkasnya
        Menurut Kasale, jika terlanjur terjadi konflik, maka akan cenderung menimbulkan bibit konflik yang sewaktu- waktu akan meledak. Selain itu , Ia juga menghimbau masyarakat, untuk tidak gampang terprovokasi dengan berbagai isu yang belakangan ini dimainkan oleh oknum oknum yang tidak bertangung -jawab , “masyarakat harus bersama – sama, perangi provokator , sebab sangat berbahaya jika masyarakat ikut terpancing dan terprovakasi oleh mainan oknum-oknum tak bertangung jawab itu.”tegasnya
     Kasale menganjurkan, berbagai isu dan informasi yang didapati, sebaiknya masyarakat menyerahkan kepada pihak yang berwajib dan jangan main hakim sendiri, pasalnya pengalaman pahit yang pernah terjadi di kota Ambon dan Maluku pada beberapa tahun silam sebaiknya menjadi catatan buruk yang sudah harus di kubur. “Jangan lagi terulang pengalaman yang sangat buruk tersebut . mari kita perkuat solidaritas persaudaraan kita sebagai anak negeri Maluku untuk menatap masa depan Maluku dan kota Ambon yang lebih baik” Kunci Kasale(Nicko Kastanja)

Kamis, 23 Juli 2015

Gara – Gara Pesta Miras, Koritelu Tusuk Belakang Kepala Teman Seprofesinya

             Ambon-Lira Maluku News. Aksi tak terpuji dilakukan oleh seorang supir Angkutan Kota (Angkot) Welem Koritelu (25) pada saat pesta minuman bersama empat orang temannya.
         Supir Angkot yang berdomisili di jalan Perumtel Gunung Nona itu menusuk rekan seprofesinya, Tatinawe Adam(29) . akibat tusukan tersebut, Adam mengalami luka tusuk sehingga dilarikan ke RSUD Dr Haulussy Kudamati Ambon oleh warga setempat Menurut penuturan orang tua pelaku, Semmy Koritelu (51) , kejadian ini bermula saat Kortelu dan Adam yang sama- sama bekerja sebagai supir angkot itu bersama tiga orang temannya , menggelar pesta minum- minuman keras, jenis sopi di rumah bapak Sarkol, yaqng terletak di RT 006/07 Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe kota Ambon, pada pukul 13. 00 WIT. Namun seakan tak puas dengan pesta Miras tersebut, mereka berlima kemudian melanjutkan pesta mirasnya di rumah keluarga Semmy Koritelu (ayah pelaku. 


          Dalam kondisi yang sudah mabuk , mereka kemudian keluar ke lorong depan rumah, entah bagaimana, kemudian terjadi kesalahpahaman antara Koritelu dengan Adam .
Sehingga Koritelu dengan serta- merta mengambil sebilah pisau dan lansung menghujamkan ke belakang kepala Adam. Akibat tusukan Koritelu , Pria yang berdomisili di Batu merah dalam itu, mengalami luka tusuk pada bagian belakang kepala sepanjang 3Cm dan lebar 2Cm.
           Untunglah aksi Koritelu itu dengan sigap dilerai oleh salah seorang temannya yang bernama Niko Wohhir(48) Setelah itu, pria yang bekerja sebagai kaum buruh bersama warga setempat kemudian segera melarikan Adam ke ruang bedah laki-laki RSUD Dr Haulussy, Kudamati . Setelah menjalani pemeriksaan korban Tatinawe Adam kemudian mendapat perawatan sebanyak lima jahitan, yang kesemua biaya perawatannya ditangguing oleh orang tua pelaku(Welem Koritelu)
             Sedangkan pelaku sendiri, Welem Koritelu , saat ini sudah diamankandi Polres P Ambon Pp Lease untuk dimintai keterangan dan mempertangung -jawabkan perbuatannya.
          Akibat dari ulah Koritelu itu, keadaan kota Ambon kembali diliputi ketegangan, pasalnya sempat beredar isu dari oknum- oknum yang tidak bertanggung jawab, bahwa korban Tatinawe Adam telah meninggal dunia. Bahkan karena isu tersebut, Angkot jurusan Gunung Nona, tidak berani menarik penumpang. Sementara kondisi terakhir di lapangan, hasil dari pantauan media ini keadaan kota Ambon masih dalam kedaan kondusif(Nicko Kastanja )

Akibat Perang Batu Pemuda Wainitu Dan Air Putri, Kaca Jendela Rumah Keluarga Sahanaya Pecah

        Ambon-Lira Maluku News. Keributan terjadi di kota Ambon antara pemuda di kelurahan Wainitu dan dan warga di sekitar Penginapan B29 Air Putri kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Kejadian tersebut terjadi pada (19 /7) pukjul 22.00 WIT dimana terjadi aksi saling lempar batu antara pemuda yang mendiami kedua lokasi tersebut.


         Salah seorang sumber yang ditemui di lokasi, yakni Ketua RT 003/04 Bapak Sahanaya(49) menjelaskan bahwa, kejadian penyerangan dilakukan oleh warga kel Wainitu tepatnya dilorong samping planet Swalayan. Penyebab dari aksi penyerangan tersebut tidak diketahui, tetapi disinyalir ada persetruan lama antara pemuda di kedua loksi yang saling berhadapan itu.
        Akibat dari aksi serang tersebut, sempat membuat panik warga yang menghuni RT 003/04, sehingga dalam sekejab terjadi konsetrasi masa di kedua kubu. Aksi penyerangan dari pemuda di kelurahan Wainitu itu kemudian direspon dengan lemparan batu oleh pemuda Air putri, aksi perang batu itu berlansung kira-kira 30 menit sebelum akhirnya aparat kemanan dari pos PAM Yonif 732Banau, pos Waringin dan Polres Ambon & Pp Lease datang dan meredam. Setelah aparat keamanan tiba dilokasi pertikaian, dalam jangka waktu tak kurang dari 15 menit mereka berhasil membubarkan konsentrasi masa tersebut.
         Adapun akibat dari aksi perang batu tersebut, rumah dari keluarga Sahanaya mengalami pecah kaca jendela depannya akibat diterjang batu, selain itu, papan tripleks jendela depan rumah juga rusak. Permasalahan ini, akhirnya telah ditangani oleh aparat kemanan yang hingga saat ini, berjaga –jaga di lokasi bentrokan Dari informasi yang di berhasil dihimpun, diketahui bahwa, warga RT 003/04 selalu jadi korban penyerangan dari warga kelurahan Wainitu . bahkan diperkirakan penyerangan oleh pemuda Wainitu akan dilakukan lagi, sebagai pelampiasan setalah pangkalan ojek mereka di bakar oleh Orang Tak diKenal OTK beberapa hari lalu. Atas kejadian pembakaran itu, pemuda Wainitu menuding pemuda Air Putri yang sengaja membakar pangkalan ojek tersebut. (Nicko Kastanja )

Rabu, 22 Juli 2015

Mamala Morela Kembali Memanas 1 Warga Dan 1 Brimob Tewas



                     Malawat Di tembak Saat Panen Pala, Bripda Faisal Terkena Bom Rakitan       

       Malteng–Lira Maluku News. Meski upaya perdamaian terus dirintis di daerah ini, namun masih saja terjadi letupan-letupan konflik antar Negeri di bumi raja raja ini, seperti insiden penembakan yang menewaskan warga desa Mamala Arsad Malawat(42) yang terjadi di perbatasan desa Mamala dan Morela kecamatan Leihitu kabupaten Maluku Tengah pada (19/7) Malawat yang saat itu, sebelum berpergian ke hutan sempat pamit pada isterinya dengan alasan akan memanen buah pala, Namun pada saat waktu menapaki 15.20 warga dikejutkan dengan suara tembakan sebanyak dua kali Dari arah hutan, mendegar hal tersebut membuat isteri Malawat panik, pasalnya Ia mengetahui bahwa suaminya masih memanen buah pala di hutan perbatasan.



          Karena itulah, maka Ia kemudian melapor kepada warga desa Mamala bahwa suaminya sedang bekerja di hutan, maka kemudian dengan berbondong –bondong warga desa Mamala menuju hutan untuk mencari Arsayad malawat di hutan tersebut, Alhasil pada pukul 15.45 WIT mereka sempat terkejut saat menemukan korban yang sudah tak bernyawa tepat di bawah pohon pala miliknya, Sehingga mereka kemudian membopong tubuh Malawat untuk di seyamkan dirumahnya.
        Karena peristiwa tersebut, terjadi kembali kumpul massa kedua di kedua desa yang pernah bertikai setahun lalu itu, melihat sauasana yang kurang baik, Aparat kemanan kemudian bereaksi cepat dan berjaga di perbatasan kedua desa tersebut mengantisipsi terjadinya bentrokan antara kedua desa bertetangga tersebut. Semantara aparat kemanan sebagian lainnya, yang terdiri dari Yon 731 Kabaresi dan Brimob I Detasemen A Pelopor menyisir lokasi penembakan korban Arsad Malawat untuk mencari pelaku Dari telusuran informasi yang di peroleh Lira Maluku News, selama rentang waktu beberapa tahun ini sering terjadi insiden penembakan di hutan perbatasan kedua desa tersebut, tetapi hingga saat ini pelakunya belum tertangkap.
        Menyusulkejadian penembakan tersebut, kemudian pada pukul 20.15 WIT juga terjadi ledakan bom rakitan sebanyak dua kali dan letusan senjata api (senpi) sebanyak tiga yang dilakukan kali oleh Orang Tak Dikenal (OTK), tepatnya di perbukitan perbatasan desa Mamala dan Morela, namun kali ini tidak ada korban jiwa maupun material dan bentrokan itu, meski akibat dari ledakan bom tersebut terjadi konsentrasi massa di perbatasan kedua desa di kecamatan Leihitu itu.
        Kejadian ini adalah rentetan dari kejadian sebelumnya, dimana anggota polisi dari Polres P Ambon Pp Lease membekuk warga Morela, Jamal Sasole pelaku pembacokan terhadap Akil Pulhehe pada tanggal (17/7) lalu.
         Diduga Tidak terima dengan Aksi penangkapan Sasole,maka sejumlah OTK mulai beraksi dan melakukan pelemparan bom rakitan di bukit perbatasan antara desa Mamala dan Morela.
      Sedangkan akibat aksi penolakan tersebut, terjadi gesekan dengan aparat keamanan yang menyebabkan sejumlah warga morela mengalami luka diantaranya, Karim Sasole, Juna .Sasole, Farhan. Lauselang, Hamdan.Monny, dan Cici Sasole Ternyata dari informasi terakhir, pertikaian antara aparat keamanan dengan warga Morela berlangsung brutal, sehingga menewaskan, satu personil Brimob yakni Bripda Faisal Lestaluhu,
        Bermula dari sweeping aparat gabungan dari kepolisian dan TNI, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pulau Ambon dan Pp Lease, AKBP Komaruz Zaman untuk mencari pelaku penembakan di desa Morela, Namun upaya rombongan Kapolres itu, dihadang oleh warga Morela dengan memasang barikade di jalan- jalan desa tersebut. tidak hanya sampai di situ, tak lama kemudian, mulai ada lemparan batu yang diarahkan ke rombongan Kapolres yang kemudian disusul dengan lemparan bom rakitan sebanyak empat kali. Akibat dari lemparan bom rakitan tersebut, salah satu personil Brimob, Bripda Faisal Lestaluhu tewas karena terkena serpihan bom di selangkangannya, setelah itu aparat keamanan berreaksi dengan mengeluarkan rentetan tembakan peringatan .
        Dari informasi yang berhasil dihimpun, Kapolres P Ambon Pp Lease, AKBP Komaruz Zaman juga terluka akibat insiden itu , setelah terkena serpihan bom di bagian tangan dan mengalami luka sobek pada pelipis sebelah kiri, pasalnya Ia juga terjatuh saat ledakan. Selain itu ada juga korban anggota Brimob Polda Maluku, Briptu Fitri Herodes yang mengalami luka robek pada leher sebelah kanan. Sementara, tujuh warga morelayangdisebutkan diatas juga mengalami luka-luka akibat terkena tembakan(NK)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes