Senin, 26 Oktober 2015

Kasus Tenggelam Spead Boad, Polres Aru Tetapkan 3 Orang Tersangka

       Dobo-Lira Maluku News. Polres Kabupaten Kepulauan Aru telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka dalam kasus tenggelamnya spead boad jenis viber yang menghilangkan nyawa 6 orang siswi SMA Negeri 1 Dobo 18 Oktober lalu. ketiga orang tersebut masing-masing  Adrial Watafuan, Umur 28 Tahun, pekerjaan nelayan. Adios Wamir, Umur 30 Tahun. Serta Junus Nubay, S.Th. Guru Agama SMA Negeri 1 Dobo. Ketiga orang ini sangat berperan dan paling bertanggungjawab dalam hilangnya nyawa 6 siswi  karena bertindak sebagai pembawa Spied (drifer), dan  oknum Guru sebagai penanggungjawab kegiatan. Kata IPTU SY. Buamona. Kasubag Humas Polres Kepulauan Aru yang didampingi oleh  Aiptu Penma sebagai Kaur BINOPS. Kepada Wartawan.
       Ditambahkan. 13 saksi telah diperiksa pihak Reskrim Polres Aru, dan berkas perkara terbagi dalam 2 bagian yaitu, berkas draifer dan berkas oknum Guru. Di singgung apakah dalam pemeriksaan saksi-saksi ada kemungkinan mengarah ke  tersangka baru, menurut Buamona sampai saat ini tidak ada tersangka baru karena saksi-saki dalam penjelasan lebih tertuju kepada 3 orang saja yaitu 2 orang sebagai draifer dan pembantu draifer dan satu orang guru sebagai penanggungjawab kegiatan.
       Penjelasan Kasubag Humas Polres Aru juga di benarkan oleh Aiptu Penma sebagai Kaur BINOPS yang menangani masalah kecelakan laut ini. “ sampai saat ini kita telah tetapkan 3 orang tersangka dan akan dijerat dengan pasal 359. Jo 55 KUHAP. ketiga tersangka masing-masing  Adios W, Adrial W, dan Junus N diancam dengan hukuman kurungan maksimal 5 Tahun” beber Aiptu Penma.
        Aiptu Penma juga mengatakan  jumlah saksi yang diperiksa 13 orang. Dan keseluruhan saksi berasal dari para siswa/siswi korban selamat tenggelam spead boad pada 18 Oktober lalu. Masalah ini akan terus kami selidiki sampai tuntas secara profesional dan berdasarkan Hukum yang berlaku.
        Pada 18 Oktober 2015 yang lalu sebuah spead boad yang ditumpangi 25 siswa/siswi SMA negeri 1 Dobo tenggelam seusai lakukan penelitian di Desa Wokam. Spead tersebut terbalik dan 6 siswi dinyatakan hilang dan ditemukan telah meninggal dunia sementara 18 siswa/i lainnya selamat. Nama-nama yang hilang dan ditemukan meninggal Dunia adalah Novi Somnaikubun, Vian Soumokil. Sindi Tabela,  Megawati Onareli dan Nova Oraplean. Sementara korban yang belum ditemukan adalah Megawati Onareli.
         Korban selamat antara lain Nikolas Kamerkai, Verin Kudubun, Ardi Wataroham, Fetra Solsolay, Fio Wakim, Yermina Deraukin, Yohandre Retila, Simon Langer, Margareta Sabono, Rien Watiyana, Prisilia Sarimole, Kristin Sair, Nofer Thenu, Haryadi Midi, Melkias Ratila, Herlina Onreli, Nova Herwawan, Gilbert Labuem dan David Batrombawa. (DED)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes