Kamis, 29 Oktober 2015

Operasi Sebra Minimalisir Angka Kecelakan

      Dobo-Lira Maluku News. Salah satu permasalahan lalu lintas yang menjadi perhatian serius adalah meningkatnya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, terutama yang mengakibatkan korban jiwa dan kerugian materil.
     Olehnya itu perlunya dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi dan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) dengan memberdayakan stakeholder untuk mengambil langkah yang komprehensif dalam menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas.
 
 
       Seperti yang dilakukan Kasat Lantas Kepulauan Aru, AKP Mustafa Kamal. Langkah-langkah yang diambil guna mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas di Kota Dobo, Mustafa bersama anggotanya melakukaan sosialisaasi di sejumlah SMU/SMK maupun pangkalan ojek.
       Sayangnya, kesadaran masyarakat pengguna kenderaan roda dua maupun roda empat di Kota Dobo Kabupaten Kepulauan Aru dinilai masih sangat rendah.
         Faktanya, sejak bulan Januari hingga bulan Oktober 2015 ini ada beberapa kasus laka lantas yang terjadi bahkan ada yang meninggal dunia. Ini semua akibat dari ketidak sadaran masyarakat tentang apa yang telah disosialisasikan oleh Sat Lantas di Aru.
        Kasat Lantas Aru AKP Mustafa Kamal, S.Sos  saat menggelar Swiping dengan sandi Operasi Sebra di depan kantor Polsek Pulau-pulau Aru pada Kamis (22/10/2015) mengatakan, Adapun sasaran prioritas pada operasi zebra ini adalah berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan dan kemacetan lalu lintas, serta pemeriksaan kelengkapan kendaraan.
       Operasi Zebra ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatnya peran aktif masyarakat sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama.
       Sasaran dari operasi tersebut meliputi kendaraan bermotor roda dua dan roda empat mencakup kelengkapan surat-surat seperti penggunaan helem standar, SIM dan STNK serta komponen pendukung lainnya.
         Kegiatan pada Operasi Zebra ini meliputi preventif dengan sosialisasi termasuk ke sekolah-sekolah, preventif dengan pengaturan, penjagaan dan patroli, hingga penegakan hukum baik teguran tertulis atau lisan, hingga justisia berupa tilang.
           Lebih lanjut dikatakan, kecelakaan di jalan biasanya terjadi akibat para pengendara telah mengkonsumsi minuman keras.  Dan itu sangat fatal. Oleh karena itu, upaya-upaya yang kita sudah lakukan adalah melakukan kordinai dengan Kasat Narkoba maupun Kasat serse untuk melakukan swiping minuman keras sehingga bisa mengurangi tingkat kecelakaan maupun tindak pidana yang lain. “Katanya.
        Disinggung tentang berapa kendaraan roda dua maupun roda empat yang terjaring dalam operasi sebra, Mustafa mengaku, dalam operassi dari hari pertama Kamis  (22/10) hingga hari ke tiga Sabtu (24/10) ada puluhan sepeda motor yang terjaring razia karena tidak memiliki kelengkapan kendaraan.
Olehnya dia menghimbau kepada masyarakat pengguna rod dua maupun roda empat, ketika mengendarai kendaraan, harus berdisiplin, tidak ugal-ugalan di jalan raya, serta menyiapkan perlengkapan kendaraan sesuai aturan.
       Selain itu diharapkan saat mengendarai kendaraan roda dua maupun roda empat jangan sampai mengkonsumsi minuman keras sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan diri kita pribadi maupun orang lain. “Pintanya

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes