Minggu, 01 November 2015

Sejumlah KBP Di Maluku Disinyalir "Fiktif"

         Ambon-Lira Maluku News. Sejumlah Kelompok Belajar Paket (KBP) A, B dan C di provinsi Maluku, disinyalir fiktif. Akibatnya bantuan dana dari pemerintah pusat, hanya menguntungkan orang tertentu yang bekerjasama dengan staf dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku. 

 
        Seperti yang terjadi di desa Alusi Kraen, Saumlaki-MTB, Kelompok Belajar Paket C yang dalam beberapa tahun terakhir oleh pihak dinas Pendidikan dan Kebudayaan Promal dinyatakan ada dan tiap tahun mendapat bantuan dana dari pempus tersebut, ternyata tidak ada alias fiktif. 
         Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat desa tersebut yg tak mau menyebutkan namanya kepada Lira Maluku News.com. Sementara itu, kepala seksi SMA dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi Maluku, Nus Kesaulya saat dikonfirmasi membantah informasi tersebut. 
       Katanya, data jumlah kelompok belajar paket C di Maluku itu ada dan jelas. Bahkan bantuan tidak melalui dinas provinsi, karena langsung dari Pempus ke kelompok belajar tersebut melalui rekening masing-masing. 
      Namun saat di tanya tentang proses usulan nama kelompok tersebut ke pempus, Kesaulya mengaku, dilakukan oleh dinas kabupaten dan diketahui pihaknya. Seperti di ketahui, jumlah Kelompok Belajar Paket C di Maluku saat ini sebanyak 25 Kelompok, yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se- Maluku, dengan besaran dana bantuan bervariasi, sesuai jumlah siswa/anggota kelompok.(TIM)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes