Kamis, 12 November 2015

Amustofa Besan : Penyidik Polres Aru Konsisten Tuntaskan Berbagai Kasus

      Dobo-Lira Maluku News. Kasat Reskrim Polres Kepulauan Aru. AKP Amustofa Besan menegaskan, berbagai kasus baik itu masalah tindak Pidana Umum maupun Tindak Pidana Korupsi yang ditangani oleh Penyidik Polres Kepulauan Aru tidak berhenti atau berjalan di tempat,  Tetapi pihaknya terus bekerja sesuai prosedur yang berlaku sampai berbagai masalah yang ditangani tuntas. Kata Kasat Reskrim saat melakukan  tatap muka dengan sejumlah media cetak maupun elektronik di ruang aula Polres Kepulauan Aru, Rabu 11/11.  
  
       Dikatakan, masalahnya adalah keterlambatan penanganan kasus bukan disebabkan karena ketidakmampuan penyidik akan tetapi anggaran yang tersedia untuk menangangi  satu kasus hanya 200 juta. “ penyebab keterlambatan penanganan sebuah kasus bukan karena kita sengaja akan tetapi kita di perhadapkan dengan dukungan anggaran yang sangat terbatas” kata Kasat yang pernah menyidik di Mabes Polri dalam menangani  Korupsi proyek Wisma Atlet  dengan tersangka mantan Menpora Andi Malarangen itu.
       Menyikapai Situasi dan Kondisi di tengah –tengah masyarakat maka sudah tentu Polres Kepulauan Aru yang Nahkodai oleh Kapolres AKBP. Harol Huwae.sudah tentu  membutuhkan publikasi terbuka mulai dari penyelidikan hal yang gelap menjadi terang, tertutup menjadi terbuka adalah kewajiban Polres untuk  menjadikan Pers sebagai Mitra kerja yang kuat sehingga memberikan pencerahan kepada masyarakat  lewat berita- berita yang menyejukan sehingga Publik dapat mengetahui secara langsung kinerja dari Reskrim Polres Aru. 
        Masalah praktek perbudakan di perusahan PBR  yang cukup menyita perhatian Publik Indonesia bahkan dunia juga telah di tuntaskan dengan baik oleh Reskrim Polres Aru sehingga diberikan apresiasi dari Kepolisian Malaysia kepada Pemerintah Indonesia dan juga kepada Polres Aru yang berhasil secara tanggap dan cepat menuntaskan masalah trafecking manusia pada Perusahan PBR. Pengadilan Negeri Tual dalam waktu dekat akan menyidangkan  masalah Trafecking ini dengan pemeriksaan 14 Saksi.
          Selain masalah PBR, Pihak Penyidik dari Reskrim Polres Aru juga telah menuntaskan masalah tenggelamnya Spead Boad di lautan Wokam – Dobo yang menghilangkan nyawa 6 siswi SMAN 1 Dobo dengan menetapkan 3 orang tersangka dan berkas mereka akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Dobo untuk disidangkan, selain itu berbagai persoalan lainnya yang  terus di kebut adalah masalah dugaan korupsi PNPM di Kecamatan Aru Utara dan Tengah Selatan  akan dituntaskan, kasus Komaria juga akan dituntaskan, kasus Panwas juga akan dituntaskan pada tahun 2016. 
          Selanjutnya menjadi tanggung jawab Polres Kepulauan Aru juga adalah penertiban Togel yang marak terjadi di kota Dobo apalagi sangat canggih penjualannya,, juga Minuman keras yang marak terjadi di tengah-tengah masyarakat. Pihak Kepolisian tidak segan-segan menertibkan hal ini. Juga masalah pemerkosaan juga di tuntaskan Penyidik Polres
          Kasatreskrim juga meminta kepada rekan kerjanya yaitu Kejaksaan Negeri Dobo untuk jangan persulit berkas-berkas yang sudah dilimpahkan pihak Polres karena, biasanya keterlambatan penyelesaian masalah juga terjadi karena pihak Jasa sering lamban dalam menangani sebuah perkara untuk selanjutnya dilimpahkan ke Pengadilan. Kasat Reskrim Amustofa Besan juga meminta kepada Kepala Kejaksaan Negeri Dobo untuk jangan sering berangkat keluar Daerah tetapi alangkah baiknya menetap di kota Dobo sehingga berbagai kasus yang telah dilimpahkan Polres Aru segera di limpahkan ke Pengadilan.(DEDI) 

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes