Minggu, 22 November 2015

DPT Aru Bermasalah, KPUD Didesak Verifikasi Ulang



      Dobo-Lira Maluku News. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kabupaten Kepulauan Aru, dinilai tidak becus dalam mengurus dan mengoreksi secara baik Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten itu.
     Pasalnya sejak DPT Aru sebanyak 57.461 orang yang direlis KPUD setempat, menimbulkan banyak masalah dan tanda tanya berbagai kalangan, karena ditemukan nama dan Nik ganda.

 
      Hasil penelusuran Lira Maluku News di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS), ditemukan  betapa Amburadulnya DPT.
       Misalnya untuk TPS 20 kelurahan Siwa Lima, pada urutan 46 dan 47, NIK yang digunakan sama yaitu 8107013110880002, dengan nama pemilih Gerry Imtopiana.
       Begitu juga dengan tempat lahir, pada nomor urut 46 kosong, sedangkan nomor urut 47 tempat lahirnya Dobo, dengan tanggal dan tahun lahir sama, yakni 31 Oktober 1988.
       Bukan hanya itu, bahkan orang yang sudah meninggal juga masih terdaftar di DPT, orang yang sudah pindah alamat, juga masih terdaftar, sementara orang yang sudah bertahun –tahun tinggal di kota Dobo tidak terdaftar.
        Cada Madarz warga Benjina melalui telepon seluler kepada media ini mengatakan KPUD Kabupaten Kepulauan Aru harus bertanggungjawab terhadap data DPT tersebut.
        Pasalnya dirinya juga menemukan ada warga Benjina yang sudah mendaftar di RT atau Panitia Pemungutan Suara (PPS), namun saat di verfikasi oleh KPUD nama mereka tidak ada.
       Selain itu, di wilayah RKI Benjina terdapat puluhan  warga Benjina yang sudah lama berdomisili namun tidak terdaftar dalam DPT yang sudah dilansir KPUD.
      “Saya telah menanyakan hal itu kepada pihak RT dan PPS, namunjawab mereka KPUD lah yang melakukan verifikasi. Itu berarti pihak KPUD  yang bertanggungjawab terhadap hilangnya hak suara warga Negara. (TIM)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes