Minggu, 22 November 2015

Kejaksaan Diminta Usut Proyek Pengadaan Speed Boat Dishub Aru



       Dobo-Lira Maluku News. Pengadaan dua buah speed boat milik dinas Perhubungan kabupaten Kepulauan Aru, tahun anggaran 2013 senilai 3 milyar rupiah,  sarat dugaan korupsi.
     Pasalnya, speed boat yang diberinama Baracuda 1 dan Baracuda 2 itu, sejak penyerahan pada akhir tahun 2013 lalu dari CV Multi Karunia kepada dinas Perhubungan kabupaten Kepulauan Aru dan di terima langsung oleh Kadis saat itu,  hingga saat ini tidak pernah dipergunakan sesuai fungsinya.


      Tak heran jika berbagai kalangan mempertanyakan manfaat proyek tersebut bagi kepentingan daerah dan masyarakat di kabupaten itu.
      Hasil penulusuran Lira Maluku News di lokasi pengerjaan speed boat tersebut diwilayah pantai Tanjung Marbali, terbukti kedua speed boat Baracuda 1 dan 2 tersebut hanya diparkir di pantai dan tak pernah difungsikan.
        Informasi yang diperoleh, speed boat Baracuda 1 dan 2 yang menggunakan motor temple masing-masing 230 PK tersebut, dikerjakan oleh delapan orang karyawan yang dibagi dalam dua kelompok, mulai dari pengerjaan body, gading, dek, bruk hingga pemasangan kaca.
     Warga Aru yang mengetahui proyek tersebut kepada media ini sangat  menyesalkan tindakan yang dilakukan dinas Perhubungan setempat, karena dinilai telah merugikan keuangan Negara.
      “Bayangkan tiga  miliar rupiah uang negara hilang begitu saja tanpa ada manfaat. Dalam hal ini ada proyek pengadaannya, tetapi kenyataannya kedua speed boat tersebut tidak pernah digunakan. 
        Lebih baik uang sebanyak itu dipakai untuk keperluan lain yang dapat menyentuh pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.” ungkap warga yang tidak mau namannya disebutkan, seraya menambahkan, alangkah baiknya dana sebanyak itu sudah digunakan untuk membangun lampu suar di desa Gomarmeti, kecamatan Aru Selatan Timur, sehingga bisa membantu lalu-lintas laut di kawasan itu, mengingat dangkalnya laut di sekitar kawasan itu.
       Warga berharap pihak terkait, baik kepolisian maun kejaksaan negeri setempat dapat segera mengusut dugaan korupsi pada proyek pengadaan dua buah speed boat tersebut, yang menghabiskan uang negara senilai tiga miliar rupiah tersebut.(DED)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes