Sabtu, 07 November 2015

Tiga Forum Lembaga Pemekaran Kabupaten Buru Minta Percepatan Rekomendasi



      Namlea-Lira Maluku News. Tiga lembaga pemekaran Kabupaten Buru, Selasa 3 November 2015 melakukan rapat kerja dengan DPRD. Rapat tersebut dihadiri, Pimpinan DPRD, Ketua- Ketua Fraksi, Komisi A dan Unsur Pemerintah Daerah berlangsung di Gedung Bupolo DPRD Kabupaten Buru.
     Ketiga Forum lembaga tersebut Dintaranya: Komite Pemekaran Kota Namlea(KPKN),yang diketuai M. Ahda Hukul, SE - Forum Percepatan Pemekaran Buru Raya(LP2BR), Diketua Ary Rada dan Lembaga Pemekaran Buru Kayely(LPBK)  Hi AR Tukuboya, SE. 

  
     Ketiga tokoh pemekaran tersebut saat melakukan rapat kerja itu berharap, pihak DPRD bersama pihak Jajaran Pemda setempat dapat mempercepat pemberian rekomendasi dalam bentuk persetujuan bersama, karena selama ini Ketiga lembaga tersebut sudah melakukan pertemuan sebanyak Tiga kali, dan diharapkan rapat kali ini dapat dianulir dan diluncurkan rekomendasi sebagaimana yang diharapkan bersama.

 
      Sementara itu Ketua pemekaran LPBK, Hi AR Tukuboya Kepada Wartawan Mengatakan, pembentukan tim pemekaran LPBK sebelumnya, Kami dari tim sudah ,menyampaikan kepada Bupati Buru, Bapak Ramly Ibrahim Umasugi dan hasil dari laporan itu Bupati sangat mendukung sepenuhnya, untuk itu Tukuboya berharap rekomendasi pemakaran yang kami usulkan itu tidak sempat untuk dibahas dalam Paripurna yang sedang berjalan, Maka Ia minta untuk Paripurna selanjutnya akan diagendakan Pertama saat Paripurna berikutnya. 
      Olehnya itu Pesan Tukuboya, Bila rekomendasi itu sudah diluncurkan pihak DPRD bersama Pemda setempat, Beta harap anggota DPRD yang punya Daerah Pemilihan( Dapil) masing- masing dapat mensosialisasikan terkait dengan pemekaran Kabupaten Buru Kayely” Harap Ketua Tim Pemekaran.

 
     Ditempat yang sama Ketua KPKN, M Adha Hukul, SE usai pertemuan itu Mengatakan, Pemekarakan Kota Namlea menjadi Daerah Otonomi setingkat Kotamadya, untuk dukungan pada level aspirasi masyarakat sudah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan Pasal 37 UU nomor 23 tahun 2014, dimana aspek kewilayahan tim ini butuhkan penambahan pemekaran Dua Kecamatan baru sesuai Dokumen usulan pemekaran Kota Namlea yang sudah disampaikan oleh tim kepada DPRD dan Pemda Kabupaten Buru sejak 18 Agustus 2014.

 
     Untuk itu Masyarakat Kota Namlea dan sekitarnya Kata Hukul, memohon dan dukungan DPRD dan Pemerintah Daerah ini untuk dapat mempercepat rekomendasi pemekaran Kota Namlea, walaupun Kita sadari bahwa mengeluarkan rekomendasi tersebut tidak semuda membalik telapak tangan, olehnya itu atas nama tim KPKN berharap untuk marilah Kita bersabar dan memberikan kepercayaan penuh kepada DPRD dan Bapak Bupati Buru” Ujar Ketua KPKN.
      Ditempat terpisah Kader/Fungsionaris PDI Perjuangan Kabupaten Buru, Anwar Samuda memberikan apresiasi kepada Ketiga lembaga pemekaran yang telah memperjuangkan pemekaran Daerah Otonomi Baru, untuk itu diharapkan DPRD dan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten ini dapat mempercepat terwujudnya harapan dan impian masyarakat Nusa Bupolo ( Adam Kiat).


0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes