Rabu, 04 November 2015

Wilhelm Kurnal - Asis Goin “WARISAN” Bertarung Untuk Kemajuan Aru

       Dobo-Lira Maluku News. Jelang Pemilukada serentak 9 Desember 2015 mendatang, sejumlah kandidat mulai menggalang dukungan Parpol dan masyarakat.
       Namun kader PDI-Perjuangan yang satu ini, Welhelm D. Kurnala, SH. Saat dirinya mendaftar sebagai bakal Calon Bupati Kepulauan Aru, Kurnala berbeda dengan Bakal Calon Bupati lainnya yang ramai-ramai menggalang dukungan dari kader-kader partai termasuk PDI Perjuangan di seantero Kabupaten Kepulauan Aru, Sang Kandidat Magister Hukum UNPATTI ini malah asyik “menikmati” perannya sebagai wakil rakyat di Baileo Karang Panjang sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku.
 
         Ia hanya berujar “Saya telah dipercayakan rakyat Aru sebagai wakil mereka di DPRD Provinsi Maluku, karena itu saya harus menunaikan kepercayaan itu sebaik-baiknya. Bila rakyat Aru juga berkenan dan saya diutus oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, maka tidak ada seorang pun yang bisa menghalangi saya sebagai Bupati Aru. 
        Yang terpenting saat saya sementara berjuang untuk memekarkan Kabupaten Aru Perbatasan dalam rangka mendekatkan pelayanan public kepada masyarakat sehingga pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan mereka”.
       Buah dari ketekunan dan kesebaran itulah yang memantik simpati dari kader-kader PDI Perjuangan, termasuk Dewan Pimpinan Pusat. Karena itu, ayah dari seorang putri tersebut kemudian dipanggil untuk mengikuti Sekolah Calon Kepala Daerah dari PDI Perjuangan yang berlangsung sejak tanggal 28 Juni sampai dengan 3 Juli di Bogor.
         Sehubungan dengan penuggasannya untuk mengikuti Sekolah Calon Kepala Daerah, dengan merendah diri Welhelm mengatakan bahwa ia adalah kader Partai. Karenanya, apapun penugasan yang diberikan oleh DPP Partai, Wajib hukumnya untuk ia laksanakan. “saya kan kader Partai, maka wajib hukumnya melaksanakan perintah partai, apapun bentuknya”, ujar kandidat yang digadang-gadang mampu meruntuhkan kesombongan para kandidat lain yang meremehkan PDI Perjuangan dalam Pemilukada Mendatang.
Dekat Dengan Rakyat, Didukung Kader Partai, Sampai Dijuluki “Ahok Aru”
           Kembali ke kepribadianya, Welhelm D. Kurnala adalah sosok yang murah senyum dan dekat dengan rakyat, tak segan-segan ia meminta untuk bisa menginap di rumah rakyat, walaupun beralaskan tikar. Posisinya sebagai seorang pengusaha sukses tidak membuat ia angkuh dan jauh dari denyut kehidupan rakyat kecil, malah sebaliknya justru keberhasilannya dipersembahkan untuk memajukan kehidupan rakyat kecil, khususnya di Aru. 
           Ia bertekad, bila saat ini Kabupaten Kepulauan Aru menjadi salah satu daerah tertinggal dan menyumbang angka kemiskinan nomor 3 terbesar di Provinsi Maluku, maka bila ia dianugerahi kesempatan untuk memimpin Aru sebagai Bupati, realitas ini akan dihapus dan sebaliknya menjadikan Aru sebagai daerah maju yang sejajar dengan daerah lainnya di Indonesia.
          “Kelakuannya” ini mendorong kader-kader PDI Perjuangan di tingkat Ranting, PAC, dan Relawan berbondong-bondong memberi dukungan bagi Kurnala  yang dipercayakan PDI-Perjuangan sebagai ujung tombak merebut posisi Aru I di Pilkada periode ini. Rakyat Aru sangat membutuhkan pengabdian dari putra daerah yang bersih, dekat dengan rakyat dan mau melayani rakyat setulus hati.
            Menelisik latar belakang, profil, dan tekad pengabdiannya itu, tidaklah salah bila rekan-rekannya di PDI Perjuangan menjuluki ia sebagai “Ahok Aru”.
                Seperti diketahui, maraknya kasus korupsi di Kabupaten Kepulauan Aru menjadikan daerah ini sangat tertinggal, dan PDI Perjuangan bertekad untuk memenangkan Pemilukada kali ini untuk membawa bumi “Jargaria” ke arah yang lebih baik lagi. (***)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes