Rabu, 13 Januari 2016

Gaji Guru Aru Dipotong, Janji Kuliah Tak Terealisir



Kepolisian dan Kejaksaan Diminta Untuk Usut Tuntas



     Dobo, Lira Maluku News- Tindakan tidak terpuji oknum pegawai dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) kabupaten Kepulauan Aru, yang melakukan pemotongan gaji guru dengan modus untuk membayar biaya kuliah, akhirnya terungkap, setelah para guru tersebut mendatangi kantor dinas Dikbud untuk mempertanyakan kejelasannya.
Pasalnya, perkuliahan di Universitas Terbuka (UT) yang dijanjikan kepada mereka, tidak pernah terealisir hingga saat ini.
     Anehnya, pemotongan gaji guru sebesar 1 juta 50 ribu rupiah perbulan, yang dilakukan Yadi Wibowo, oknum pegawai dinas Dikbud Aru tersebut, sudah berlangsung sejak Agustus 2015 lalu, tanpa sepengatahuan kepala dinas Dikbud Jusuf Apalem.
Kepada media ini, para guru tersebut mengaku, mereka sudah mendatangi kadis Dikbud Aru Jusuf Apalem, untuk minta kejelasan terkait masalah tersebut.
Menurut mereka, saat menemui kadis, dirinya mengaku tak tau tentang  tindakan bawahannya itu, bahkan berjanji untuk memerintahkan bawahannya untuk segera mengembalikan uang/gaji yang sudah dipotong tersebut. Selanjutnya, dalam tahun 2016 ini akan ada aktifitas kuliah, tanpa adanya pungutan biaya.
     “ Nanti kita kembalikan uang itu, selanjunya tahun 2016 ini akan ada pendaftaran kuliah namun uang pendaftaran tidak sebesar itu,” kata mereka menirukan ucapan kadis Dikbud Jusuf Apalem.
Menanggapi hal itu, tokoh masyarakat Aru, Thomas Benamen kepada media ini mengaku sangat menyayangkan kejadian tersebut. Dirinya menduga, kemungkinan besar ini salah satu kasus yang terungkap, dari sekian banyak kasus/praktek pungutan liar (pungli) yang terjadi di dinas Pendidikan yang sudah berlangsung cukup lama dan dilakukan oleh oknum-oknum  pegawai di dinas  itu.
     Menurutnya, boleh saja kadis mengaku tidak tau dengan perbuatan bawahannya dan berjanji akan mengembalikan uang tersebut, tanpa mengambil tindakan terhadap yang bersangkutan ?
Pertanyaan lainnya, gaji guru sebanyak itu yang dipotong selama ini disimpan diamana ? Dan kalau disimpan di bank, itu atas rekening siapa dan bagaimana dengan bunganya ?
Karena itu dirinya meminta pihak kepolisian dan kejaksaan untuk segera  mengusut dan memproses masalah yang sudah merugikan banyak guru tersebut sesuai hukum yang berlaku. Dalam hal ini, tangkap dan periksa Yadi Wibowo, karena dari situlah akan terungkap semuanya. (Dedi)



0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes