Senin, 11 Januari 2016

Wacana Pergantian Pimpinan SKPD Aru Berhembus



Benamen : Utamakan Kualitas dan Hindari Politik Balas Dendam 


     Dobo, Lira Maluku News- Wacana pergantian sejumlah pimpinan SKPD pasca pilkada kabupaten Kepulauan Aru, mulai berhembus. Bahkan isu tersebut cukup berpengaruh terhadap kinerja para pejabat di pemkab itu.   
SKPD tersebut diantaranya, dinas Perindustrian dan Perdagangan, dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dinas Pertanian dan Kehutanan,  BPMD, dinas Pariwisata,  serta sejumlah eselon II lain.

 
     Menanggapi hal itu, ketua Yayasan Jargaria Dobo, Thomas Benamen mengatakan, pergantian pimpinan SKPD kabupaten Aru itu merupakan hal yang wajar. Karena setiap ada pergantian bupati, pasti akan diikuti dengan pergantian sejumlah pejabat di bawahnya. Namun yang tidak wajar, jika isu pergantian itu berpengaruh terhadap turunnya kinerja pimpinan SKPD yang ada serta memburuknya pelayanan publik.

     Menurutnya,”Jika pimpinan SKPD dinilai ada yang sudah tidak produktif lagi atau keberhasilannya tidak dinikmati oleh masyarakat, maka sangat wajar pimpinan SKPD tersebut harus diganti. Namun, pergantian itu harus pertimbangkan asas profesionalisme, bukan karena faktor kedekatan emosional atau balas jasa,”jelas Benamen seraya mengingatkan bupati yang baru, jika pergantian itu terjadi, haruslah menempatkan orang-orang yang berkualitas pada bidangnya, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan dan prasangka buruk di kalangan masyarakat bahwa pergantian tersebut karena unsur dendam politik atau juga politik balas budi, tetapi yang paling penting adalah  rotasi biasa demi penyegaran di tubuh birokrasi pemkabAru.
     Siapapun bupatinya jelas Benamen, pasti akan ada pergantian, karena pimpinan SKPD itu adalah pembantu bupati, sehingga wajar jika dia menempatkan orang-orang yang dinilai mampu dan berkualitas pada bidangnya.
Namun harus dicermati, “Pejabat yang dinilai tidak produktif dan tidak mampu, ya silahkan diganti dengan yang lebih produktif dan memiliki kemampuan di bidangnya, dengan harapan untuk kemajuan pembangunan di kabupaten Kepulauan Aru kedepan,”tegas Benamen.
Dalam hal ini, jangan seperti yang pernah terjadi pada pemerintahan bupati sebelumnya, yang menempatkan pimpinan SKPD tanpa mempertimbangkan asas profesionalisme. tetapi asal bapa senang atau juga karena pendekatan emosional bukan kualitas.
“Jadi kualitas harus diutamakan,”tambah Benamen. (Dedi)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes