Rabu, 10 Februari 2016

6 Bulan Tak Laksanakan Tugas, Kepsek Dicopot Dari Jabatannya



Assagaf : Guru Harus Jadi Panutan Bagi Muridnya
 
     Namlea, Lira Maluku News- Bupati Buru Ramly Umasugi berjanji akan memberikan perhatian, pada peningkatan disiplin guru, dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten itu.
      Bahkan menurut bupati, dirinya tak segan-segan akan menindak tegas kepala sekolah atau guru bantu, yang tidak disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Contohnya kata bupati, dirinya pernah mencopot salah satu kepala sekolah di desa Waflan, karena jarang ke sekolah selama enam bulan. Tindakan itu diambil, setelah mendapat laporan para guru bantunya dan mengecek kebenaran dari laporan tersebut.
    Selain itu, ” Kami juga akan memberikan perhatian terhadap pembangunan sekolah-sekolah serta pembangunan infrastruktur jalan, khusunya di pedalaman, untuk membuka akses bagi siswa bisa mengikuti pendidikan lebih baik kedepan, “ tegasnya pada rapat konsolidasi internal dinas Pendidikan kabupaten Buru.
      Sementara itu, saat melakukan pertemuan dengan para guru sekecamatan Air Buaya dan kecamatan Fena Leisela, sekertaris daerah (sekda) kabupaten Buru, Ahmad Assagaf mengaskan, penegakan disiplin guru mutlak, untuk meningkatkan  kualitas guru/pendidik, yang bermuara pada peningkatan kualitas.
     “Bagaimana bisa menegakan disiplin dikalangan siswa, jika guru-nya sendiri tidak disiplin  ? Bagaimana bisa meningkatkan kualitas para siswa, jika pada jam-jam belajar-mengajar guru sedang berkeliaran di luar sekolah ? Karena itu, jangan pernah salahkan siswa, jika guru-nya memberikan teladan yang kurang baik seperti itu,”tegas Assagaf.
      Terkait itu, baik kepala sekolah maupun para guru diminta lebih meningkatkan disiplin diri, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap displin dikalangan anak didiknya, serta kulitas pendidikan di kabupaten itu pada umumnya.
      Disamping itu, ciptakanlah suasana belajar-mengajar yang lebih kondusif di sekolah masing-masing. “Tanggung jawab kepala sekolah dan para guru, untuk ciptakan suasana belajar –mengajar yang lebih kondusif di sekolah masing-masing. (AK)
 

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes