Selasa, 16 Februari 2016

ATK Bernilai Ratusan Juta Rupiah “Dimakan” Pejabat Dinas Dikbud Maluku


      Ambon, Lira Maluku News- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) provinsi Maluku , dalam berapa tahun terakhir ini tidak pernah melakukan pengadaan ATK untuk aktifitas kantor.  Padahal anggaran pengadaan ATK kantor sebesar 200 juta pertahun ada di DPA bagian sekertariat dinas tersebut.
      Kepada media ini, Selasa (16/2) sejumlah pegawai dari berbagai bidang/bagian di kantor itu yang enggan menyebutkan namanya  mengaku, dalam berapa tahun terakhir ini tidak pernah ada pengadaan ATK kantor yang diberikan dan untuk aktifitas kantor, mereka menggunakan ATK yang dibeli dengan uang proyek masing-masing bidang.
      “Kami tidak pernah diberikan ATK dari kantor, dalam hal ini bagian sekertariat, tetapi kami beli sendiri menggunakan uang proyek di masing-masing bidang.  Padahal yang kami tahu, ada anggarannya di DPA bagian sekertariat, yakni 200 juta rupiah pertahun. Jadi dalam tiga tahun anggaran berturut-turut saja, uang proyek pengadaan ATK yang dimakan bisa mencapai 600 juta rupiah,”ujar mereka.
      Sementara itu, sekertaris dinas (sekdis) dikbud provinsi Maluku, Hadi yang dikonfirmasi sebelumnya   mengaku tidak tau, tanya saja kepada KPA atau PPTK-nya, karena dirinya hanya sebagai Kuasa Penata usaha Keuangan di kantor itu.
      “Saya memang sekertaris dinas dan proyek pengadaan ATK dinas memang ada di DPA sekertariat, tetapi karena saya sudah menjabat sebagai kuasa penata usaha keuangan, makanya saya tidak diperbolehkan mencampuri urusan proyek, jadi tanya saja kepada KPA dan PPTK-nya,”jelasnya.
      Sumber lain dikantor itu menyebutkan, “ Melempar tanggung jawab, itu merupakan kebiasaan pak Hadi. Dalam hal ini dia sengaja menggunakan jabatan kuasa penata usaha keuangan, hanya sebagai tameng untuk menghindar dari tanggung jawab, bila kedapatan ada kesalahan, padahal semua proyek di bagian sekertariat itu dia yang mengaturnya,”ungkap sumber itu seraya menambahkan, jatabatan itu tidak mutlak harus dipegang oleh sekdis. Karena di dinas lain. jabatan itu dipegang oleh kasubag keuangan, itu yang sangat tepat, karena itu terkait langsung dengan tugas pokoknya.
     Karena itu kajati Maluku diminta untuk segera memeriksa sekdis Hadi, karena dia yang harus bertanggung jawab untuk dana proyek ratusan juta tersebut. (**)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes