Minggu, 07 Februari 2016

Balai Jalan & Jembatan Maluku Didesak Putuskan Kontrak Dengan PT Nursam dan PT Putri Bungsu



 Lira Maluku Siap Laporkan ke KPK

 
 
     Namlea, Lira Maluku News – Koordinator dan Ketua Lumbung Informasi Rayat (Lira) Provinsi Maluku, Ikram Mukadar dan Yan Sariwatin mendesak Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Maluku, untuk sesegera memutuskan kontrak kerja dengan PT Nursam dan PT Putri Bungsu, kontraktor yang mengerjakan ruas jalan Samalagi – Airbuaya dan ruas jalan Marloso - Mako kabupaten Buru.
     Pasalnya, proyek kedua ruas jalan yang dikerjakan tahun anggaran 2014- 2015 lalu yang bersumber dari APBN, sampai saat ini belum rampung atau mandek, padahal masa kontraknya sudah berakhir pada bulan Desember 2015 lalu.
     Menurut mereka, seharusnya Balai jalan dan jembatan Provinsi Maluku mengambil langkah untuk memutuskan kontrak atau mem-Black List kedua perusahaan tersebut, sehingga tidak menjadi preseden buruk bagi pengusaha atau kontraktor lain di Maluku, karena telah merugikan Negara Milliaran rupiah.
     “Bila dalam waktu dekat Balai Jalan dan Jembatan tidak mengambil langkah, untuk memutuskan kontrak kerja dengan kedua perusahaan tesebut, maka kami LSM Lira Maluku siap melaporkan masalah ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta,”tegas mereka.
     Selain itu kata mereka,“Kami juga ingatkan kepada Balai Jalan dan Jembatan Provinsi Maluku, untuk melakukan hal yang sama terhadap beberapa rekanan perusahan yang ada di Maluku, bila lambat melaksanakan pekerjaan sesuai volume kerja,”ujarnya seraya menambahkan jika balai jalan dan jembatan segera memutuskan kontrak/Beleck List terhadap PT Nursam dan PT Putri Bungsung yang masa kontarak di Kabupaten Buru sudah berakhir, hal itu patut dipertanyakan bahkan LSM Lira Maluku siap melaporkan ke KPK. ( AK).
 



0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes