Senin, 04 April 2016

Lanal Aru Siap Kerjasama Dengan Pemda Jaga Laut Arafura



     Dobo, Lira Maluku News- Komandan Lanal Aru, Letkol laut (P) Dores A. Ardi menegaskan komitmen-Nya, guna meningkatkan kinerja Lanal Aru untuk menjaga wilayah teritorial laut Arafura dari segala macam ancaman, termasuk pencurian ikan (ilegal fishing), maupun pengrusakan lingkungan.


    Hal ini dikatakan Dan lanal Aru Letkol laut (P) Dores A Ardi, saat bertatap muka perdananya dengan wartawan di markas Lanal Aru, Jumat (1/3). Letkol laut (P) Dores A Ardi jabat Dan Lanal Aru, menggantikan Letkol laut (P) Dodi Agus Prasetyio yang telah pindah tugas ke Surabaya, Januari 2016 lalu.
     Didampingi Letnan Ali, Dan lanal Aru yang lahir di Palembang-Sumatera Selatan ini menuturkan, dirinya akan bekerja sama dengan bupati Aru dr Johan Gonga dan jajarannya, untuk menyatukan persepsi antara Lanal dan Pemda dalam menjaga wilayah laut Aru, sehingga akan menjadi mudah dalam pengawalan  dan pengawasan terhadap setiap kapal asing maupun lokal yang suka mencuri ikan di kawasan ini.
    “Saya akan menjalin kerjasama dengan bupati dan jajarannya, guna menyatukan presepsi antara Lanal dan pemda, dalam menjaga wilayah laut Aru, sehingga akan menjadi mudah dalam pengawalan dan pengawasan terhadap setiap kapal asing maupun lokal yang suka mencuri ikan di kawasan ini,”tegasnya.
      Menurut Dan Lanal, lingkup patroli Lanal Aru terbatas dan kapal yang ditangkap belum kategori bersalah, karena jika dalam pemeriksaan ternyata kapal tersebut memiliki surat-surat lengkap, maka akan dilepaskan.
      Namun, “Jika kapal-kapal yang saat ditangkap tidak memiliki dokumen yang lengkap, maka akan ditahan dan disidangkan kemudian diberikan sanksi sesuai dengan peraturan perikanan yang berlaku,”tambahnya.
     Dikatakan, Lanal Aru terus memonitoring eks kapal-kapal asing yang pernah bekerja di perusahan PBR Benjina, selanjutnya sesuai standar operasional (SOP), pihaknya telah melakukan pengamanan secara rutin di pulau-pulau terluar, seperti Batu Goyang Pulau Eno, dan lain-nya.
     Terkait tugasnya, pihak Lanal juga melaksanakan sosialisasi kepada para nelayan local, untuk tidak menggunakan trol atau pukat Harimau serta bom ikan, tetapi menggunakan alat-alat seperlunya yang tidak merusak terumbu karang dan biota-biota laut, karena saat ini kondisi Laut Aru sudah semakin rusak akibat ulah oknum-oknum nelayan yang tidak bertanggungjawab. (Dedi)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes