Minggu, 01 Mei 2016

Kantor Penghubung Pemkab Aru di Jakarta, Dipertanyakan



Dobo, Lira Maluku News. Keberadaan kantor penghubung pemkab Kepulauan Aru di Jakarta, dipertanyakan manfaat dan kontribusinya bagi pembangunan kabupaten tersebut. Pasalnya, selama kurang lebih 10 tahun keberadaannya, peranannya tidak diketahui masyarakat kabupaten Aru.

Kepada media ini, Sabtu (30/4/2016) tokoh pemuda Aru Novri Benamen mengatakan, perlu ada penjelasan pemkab, khusunya bupati Aru dr. Johan Gonga kepada masyarakat, mengingat setiap tahun disediakan dana operational kantor milyaran rupiah, dari APBD kabupaten Aru.

“Karena kantor penghubung tersebut menggunakan dana operasional milyaran rupiah tiap tahunnya dari APBD kabupaten Aru, makanya masyarakat juga perlu tau tentang pemanfaatannya selama kurang lebih10 tahun ini,”tegasnya.
   
Dia juga mempertanyakan keberadaan sejumlah unit mobil Avansa di kantor penghubung tersebut,”Mobil-mobil tersebut selama ini digunakan oleh siapa saja dan untuk kepentingan apa, sebab kami menilai ini cara-cara menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak penting, padahal banyak masyarakat miskin di Aru yang memerlukan bantuan pemerintah kabupaten,”ujar Benamen.

Selain itu, dirinya juga menyoroti pemanfaatan mess Jagaria di Ambon, yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya. Apalagi mess itu dibangun dengan menggunakan dana APBD kabupaten Aru.

“Saya pikir, mess Jagaria itu sebaiknya di jual saja dan dananya digunakan untuk pembangunan infrstruktur di Aru, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya,”tambah Benamen. (Dedi)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes