Rabu, 29 Juni 2016

Lilipory:WC & Septik Tank Komunal Sanitasinya Lebih Baik



Ambon, Lira Maluku News. Dua Anggota komisi III DPRD kota Ambon, yakni Ari Sahertian dan Leonora Far-Far menyoroti efektifitasnya  proyek pembuatan WC dan Septik Tank komunal di kawasan perkotaan milik Dinas Tata Kota Ambon.



Pernyataan kedua legislator tersebut dalam rapat kerja komisi III DPRD kota Ambon dengan Dinas Tata Kota, Selasa (28/6/2016), dipimpin ketua komisi III, Cristian Latumahina.

Menurut Sahertian, proyek pembangunan WC dan Septik Tank komunal dari sisi rasional tidak terlalu bermanfaat, pasalnya hampir semua rumah penduduk di wilayah perkotaan telah memiliki WC dan Septik Tanknya masing-masing.

“Kalau saya  analisa,  kegiatan ini kurang tepat guna, karean saya pikir di daerah perkotaan itu rata-rata orang yang memiliki rumah itu sudah punya septik tank atau WC, “ jelassnya.  

Legislator PKB ini  mengingatkan, proyek yang dibuat semestinya direncanakan secara baik dan rasional, sehingga nantinya tidak nikmati oleh pihak-pihak yang  tidak bertangung jawab, tetapi harus dinikmati oleh masyarakat umum.
  
Pernyataan yang sama juga,  disampaikan Leonora Far-Far dari fraksi PDI-P, menurutnya dari pantauannya pada lokasi WC dan Septik Tank komunal di daerah Nania dan Kayu Tiga, ternyata  setelah selesai dibangun pemkot, fasilitas tersebut dibiarkan terlantar saja  tanpa digunakan oleh masyarakat.

Untuk itu,  dirinya meminta Dinas Tata Kota  Ambon, jangan membuat program yang hanya berorientasi pada  proyek saja, sehingga mubasir karena tidak  digunakan oleh masyarakat.

Menanggapi pernyaataan tersebut, kepala Dinas Tata kota  Ambon, Denny Lilipory menjelaskan, program pembuatan WC dan Septik Tank komunal adalah  program Pemerintah Pusat yang didanai  oleh APBN.
“Progam ini milik pemerintah pusat, kita di dinas Tata Kota hanya ditunjuk jadi Satkernya,”jelas Lilipory  

Menurutnya, kendati setiap rumah yang telah berada di kawasan perkotan telah memilki WC dan Septik Tank, namun dirinya menjamin bahwa WC dan Septik Tank komunal memilki keunggulan dalam hal sanitasinya, sehingga tidak merusak lingkungan.

Menepis pernyataan  Far- Far, Lilipory menyatakan semua WC dan Septik Tank komunal yang dibangun oleh Pemkot Ambon telah dimanfaatkan dan dinikmati oleh masyarakat.

Terkait tudingan, berorientasi proyek, Lilipory menjelaskan untuk proyek WC dan Septik Tank Komunal tersebut, dikerjakan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat setempat. “Untuk mengerjakan proyek itu dibentuk KSM-KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat ),”jelasnya. (Nick)        

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes