Selasa, 21 Juni 2016

Pemrakarsa Wajib Kantongi Ijin Tata Ruang



Ambon, Lira Maluku News.  Dokumen lingkungan (Amdal) yang diproses Bapedalda Maluku periode Tahun 2015 – 2016, sebanyak lima dokumen, empat diantaranya tahun 2015 dan satu lainnya tahun 2016.


Kepada media ini Selasa (21/6/2016), kepala bidang Amdal Bapedalda Maluku, Drs Roy C Siauta, M,Si mengatakan, ke lima dokumen lingkungan yang diproses tersebut, masing-masing  pembangunan Palabuhan Laut di desa Kataloka, dengan pemrakarsa dinas Perhubungan provinsi Maluku, untuk proses perbaikan Andal, RKL-RPL  dan  Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pemrakarsanya Bappeda kabupaten Buru Selatan (Bursel), untuk proses perbaikan KA.

Disamping itu, Pengembangan Palabuhan Nusantara Ambon, pemrakarsanya Kementerian Kelautan dan Perikanan cq Dirjen Perikanan Tangkap PPN Ambon, untuk proses kelayakan dan IL, Pembangunan Bendungan Way Apu, pemrakarsanya Balai Wilayah Sungai Maluku, untuk proses kelayakan dan IL serta Pembangunan Pembangkit Listrik Tanaga Uap, di lokasi tambak udang PT Wahana Lestari Investama, Seram Utara-Maluku Tengah, pemrakarsanya PT Great Power Nusantara, untuk proses perbaikan KA.

Siauta menjelaskan, jika kegiatan itu dilaksanakan di kabupaten/kota, pemrakarsa diwajibkan mengurus ijin tata ruang dulu di kabupaten/kota yang setempat, setelah itu dikembalikan ke provinsi untuk terbitkan dokumen utama, yang diterbitkan oleh komisi Amdal.

“Namun jika kegiatan itu dilaksanakan di lokasi yang letaknya diantara dua kabupaten berbeda, itu ditangani langsung oleh provinsi,”tambah Siauta. (Joy)    

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes