Minggu, 17 Juli 2016

Pattipeilohy Himbau Warga Waspadai Ancaman Tanah Longsor



Lira Maluku News. Menyikapi curah hujan dengan intensitas tinggi di kota Ambon dalam dua hari terakhir ini, warga kota yang tinggal di lereng-lereng gunung, dihimbau untuk waspadai ancaman tanah longsor.


“Warga masyarakat harus selalu waspada terhadap musibah yang setiap saat mengancam, baik itu banjir maupun tanah longsor, mengingat curah hujan dengan intensitas cukup dalam dua hari terakhir di kota Ambon dan sekitarnya,”ujar anggota DPRD kota Ambon, Juliana Pattipeilohy kepada media ini, Minggu (17/7/2017).

Jadi, “warga yang tinggal di pinggiran kali waspadai luapan air yang berakibat banjir, sementara warga yanggal tinggal di lereng-lereng gunung rawan longsong, dihimbau untuk selalu warpadai ancaman tanah longsor,”himbaunya.

Sementara kepada pemerintah kota (pemkot) Ambon, Pattipeilohy himbau untuk meningkatkan kepeduliannya terhadap warga korban bencana di sejumlah tempat, semisal di RT 005/RW 04 kelurahan Batu meja dan Waiheru maupun beberapa tempat lain, yang belum terditeksi.

Pattipeilohy yang juga ketua DPK PKPI kota Ambon mengatakan, kita harus belajar dari pengalaman musibah tahun-tahun sebelumnya yang menimbulkan korban jiwa dan harta benda. “Perlu kerjasama lintas sektoral, khususnya dinas Sosial dan badan Bencana kota,”tambahnya.

Sementara itu warga korban longsor di RT 005/RW 04 kelurahan Batu meja, kepada media ini mengaku kecewa dengan sikap kadis Sosial kota Ambon yang memberikan makanan yang dinilai tidak pantas untuk dimakan.

“Aneh, saat musibah kemarin, kami diberi makan nasi bungkus tanpa lauk, padahal yang kami tau anggaran untuk kejadian semacam ini bukup besar. Kalau seperti ini, anggaran itu dikemanakan  ?,”ujar Ulis dengan penuh tanya. (Via)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes