Rabu, 13 Juli 2016

Terkait Kerja Sama Dengan Unpati, Pemkab Aru Dinilai Tidak Transparan


Lira Maluku News. Pemerintah kabupaten Kepulauan Aru dinilai sangat tertutup dan tidak transparan dalam berbagai kebijakan publik, padahal apapun program kerja yang diperuntukan untuk kepentingan rakyat/masyarakat, harusnya diketahui masyarakat luas.


Divisi Advokasi Badan Investigasi Aset Daerah Wilayah Aru, Th Benamen, SH kepada media ini (13/7/2016)  menilai peran bagian humas pemkab Aru tidak berfungsi dengan baik, untuk menyampaikan dan menyebar-luaskan berbagai kebijakan dan program pemkab, khusunya bupati Johan Gonga kepada masyarakat luas.

“Jadi masyarakat tidak perlu dibuat bingung dan bertanya-tanya, apa saja kebijakan dan program kerja pemkab Aru, khususnya bupati Johan Gonga setiap harinya, khusunya yang terkait dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Aru,” tegasnya.
  
Dia mencontohkan, kerjasama anatara pemkab dengan Universitas Pattimura (Unpati) Ambon,
terkait pembukaan cabang kampus Unpatti di Dobo, yang telah membuka pendaftaran sejak beberapa minggu yang lalu dan ribuan pelamar telah mendaftarkan diri untuk mengikuti tes yang  akan diselenggarakan pada 18 Juli mendatang.

Terkait itu, Benamen minta bupati Gonga untuk menegur kabag humas pemkab, guna memperbaiki kinerja mereka, sehingga tidak menimbulkan kesan buruk di masyarakat.

“Diduga kerja sama dengan Unpati tersebut tidak melewati prosedur yang berlaku dan terkesan terburu-buru, bahkan anggarannya tidak diketahui bersumber dari mana. Hal ini perlu, karena hal yang sama pernah terjadi dengan salah satu pergurun tinggi di Malang,”tambah Benamen. (Dedi)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes