Selasa, 16 Agustus 2016

Pokja Kerja Sudah Sesuai Aturan



Lira Maluku News. Sejumlah rekanan/kontraktor, menilai pokja dan panitia lelang proyek pada dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Ambon, tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya.


Menurut mereka, sebagian besar proyek yang dilelang/ditender di kantor itu, pemenangnya sudah diatur. “Terkesan ada permainan dua-tiga persen dari nilai proyek, yang dilakukan oleh ketua pokja dan panitia tender, yang tujuannya untuk memenangkan rekanan tertentu, sesuai pesanan dari atas,”tegas sejumlah rekanan kepada media ini.

Bukan Cuma itu, mereka juga menyoroti pengumuman hasil pelelangan/tender proyek, melaui website dinas PU kota Ambon, antara tiga sampai hari, pada hal proses lelang proyek sudah berakhir.

Sementara itu, kepala dinas PU kota Ambon, Brury Nanulaita saat dikonfirmasi Lira Maluku News di kantornya, Selasa (16/8/2016) mengatakan, tuduhan rekanan tersebut sangat tidak beralasan, karena sesuai aturan, diberikan waktu satu minggu lebih kepada rekanan yang tidak puas untuk memberikan sanggahan.

“Seharusnya mereka gunakan waktu yang diberikan untuk masukan sanggahan dan jika sanggahan mereka tidak dijawab oleh pokja, itu baru pokja salah. Tetapi jika mereka tidak masukan sanggahan, hanya melapor ke media, jelas pokja tidak bisa disalahkan, karena pokja sudah kerja sesuai aturan dan profesional,”ujar Nanulaita.

Menurutnya, seharusnya jika tidak puas, rekanan tersebut bisa biking laporan secara tertulis kepada kami, bahkan bisa melapor sampai ke kejaksaan. “Bukan hanya diam dan menuduh dengan tidak beralasan, apalagi sampai melapor kepada wartawan dan media, ini kerja yang tidak professional, ”jelasnya. (Via)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes