Sabtu, 10 September 2016

Aroma Tak Sedap Dari Banggar DPRD SBB




Lira Maluku News. Aroma tak sedap tercium dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). 

Pasalnya, bukannya mendukung program pemberantasan korupsi yang terus digalakan pemerintahan Joko Widodo saat ini, namun lembaga terhormat itu, malah terindikasi terlibat didalamnya.

Lembaga yang seharusnya melaksanakan pengawasan terhadap kinerja SKPD, selain fungsi legislasi dan budgeting, malah disinyalir memeras SKPD pada saat dilakukan pembahasan anggaran, maupun anggaran perubahan.

Seperti yang diungkapkan sejumlah pimpinan SKPD kabupaten SBB kepada media ini, Sabtu (10/9/2016), pada saat pembahasan anggaran, masing-masing SKPD harus menyetor sejumlah dana ke Banggar, sesuai permintaan oknum wakil rakyat yang terhormat tersebut.

“Besaran dananya antara 20 – 25 juta rupiah, sesuai permintaan mereka, dan itu disetor sebelum pembahasan atau sesudah pembahasan di Banggar,”ujar sejumlah pimpinan SKPD yang tak mau namanya disebutkan.

Kendati mengaku terpaksa dan sangat kecewa dengan ulah oknum anggota Banggar DPRD SBB tersebut, namun SKPD tidak bisa berbuat banyak. ”Kalau tidak penuhi permintaan itu, mereka akan bersikap macam-macam, bahkan terkadang rapat pembahasan yang sudah dijadwalkan, harus ditunda dengan alasan yang tak jelas,”jelas mereka.

 Mereka mengaku bingung, karena dana sebesar itu harus diambil/didapat dari mana ? “Kalau seperti ini, berarti kami juga dipaksa untuk melakukan korupsi untuk bisa setor kepada mereka,”tegas mereka.

Hal senada juga diakui beberapa anggota DPRD SBB yang tidak termasuk anggota Banggar. “Oh….kondisi ini sudah lama kami dengar, namun karena bukan urusan kami, jadi kami tidak bisa ikut campur,’kata mereka.

Toh begitu kata mereka, hal ini tidak boleh didiamkan begitu saja,“Karena itu kami mendorong Kejati Maluku, untuk masuk dan usut tuntas persoalan ini, sehingga terungkap dengan terang benderang dan rakyat SSB juga bisa tau, siapa-siapa saja wakil rakyat yang terlibat, sehingga menjadi catatan bagi rakyat pada pileg 2019 mendatang,”tambah mereka. (Cel)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes