Jumat, 30 September 2016

"Diduga" Kepala Perencanaan Dinas Tata Kota Lakukan Pungli




Lira Maluku News. Kepala Perencanaan dinas Tata Kota Ambon, Ivon Latuputy, diduga melakukan Pungutan Liar (Pungli) terhadap rekanan/kontraktor yang mendapat pekerjaan di kantor itu.

Praktek Pungli sebesar 1, 5 persen dari nilai kontrak proyek tersebut, dilakukan tanpa adanya aturan atau ketentuan yang mendasari itu.

Sikap kepala Perencanaan dinas Tata Kota tersebut, sangat meresahkan sejumlah rekanan/kontraktor yang mendapat pekerjaan di dinas Tata Kota.

Pasalnya, ini merupakan hal baru yang sebelumnya tidak pernah ada dan sangat memberatkan  rekanan/kontraktor, karena perbuatan seperti itu sama saja menjual/memperdagangkan proyek pemerintah. Apalagi dengan mematok nilainya sebesar 1, 5 persen dari nilai kontrak.

“Kami diharuskan untuk menyetor uang sebesar 1, 5 persen dari nilai kontrak kepadanya sebelum melaksanakan pekerjaan dilapangan. Dan itu dipatok sendiri oleh ibu Ivon, kepala Perencanaan dinas Tata Kota. Tidak tau itu atas perintah kepala dinas atau atas kemauannya sendiri, “tegas sejumlah rekanan/kontraktor yang ditemui secara terpisah, kepada media ini, Rabu (29/9/2016).

Mereka mengaku, jika setoran itu tidak segera dipenuhi, pasti akan ada saja masalah yang akan tibul. “Mereka akan macam-macam, tujuannya kami akan dipersulit dalam proses itu,”ujar mereka.

Diantara rekanan tersebut, ada juga yang mengaku sudah pernah menanyakan hal itu langsung kepada kepala dinas (kadis)Tata Kota Deny Lilipory, namun dirinya mengaku tidak tau atau baru mendengar informasi ini.  

“Kami pernah tanyakan kepada pa kadis Deny Lilipory, tetapi jawabnya dirinya tidak tau dan baru mendengar tentang informasi itu,”jelas mereka menirukan ucapan kadis Tata Kota tersebut.

Tidak tau siapa yang salah atau siapa yang benar, namun apa yang dilakukan ini adalah merupakan  pungutan liar (pungli) karena tidak ada aturan atau ketentuan yang mendasari hal itu dan hal itu tidak dapat dibenarkan.

Untuk itu Penjabat Walikota Ambon, diminta tindak tegas pejabat dinas Tatat kota yang melakukan pungli untuk memperkaya dirinya. (Joy)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes