Sabtu, 24 September 2016

Warga Hatusua Bangun Kantor Desa dan Rumah Pintar




Lira Maluku News. Gedung pertemuan negeri Hatusua, kecamatan Kairatu, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dibongkar untuk selanjutnya akan diganti dengan pembangunan kantor desa, rumah pintar sekaligus gedung pertemuan baru dan yang representatif.

Raja Hatusua, Petrus Saul Tuhuteru kepada Lira Maluku News, Sabtu (24/9/2016) mengatakan, pembongkaran tersebut sesuai visi-misi, hasil musrembang serta rencanan pembangunan jangka menengah serta jangka panjang pemerintah negeri, BPD atau saniri negeri bersama masyarakat setempat.

Dalam hal ini, ingin memiliki gedung kantor desa, rumah pintar sekaligus balai pertemuan yang cukup representatif, untuk menampung/digunakan berbagai kegiatan desa, sekaligus sebagai tempat menggali potensi seni dan kreatifitas anak negeri Hatusua

Tuhuteru yang didampingi bendahara desa Hatusua, Jefry Selfanay, S.Sos mengaku, pembangunan yang akan dilaksanakan itu, sepenuhnya menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) dan swadaya masyarakat.

“Program pembangunan tersebut akan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, dan untuk tahap pertama akan disesuaikan dengan kemampuan yang kami dimiliki. Dan pekerjaan tersebut akan menghabiskan anggaran sebesar 400 juta rupiah lebih, selebihnya akan dianggarkan dalam tahun 2017 mendatang,”tegasnya.

Menurutnya, mengingat terbatasnya dana, khusus untuk matrial pasir, telah disepakati dilakukan dengan swadaya masyarakat.

 “Kalau kita bertahan dengan dana yang kita miliki tentunya tidak mencukupi, oleh karena itu kita gerakan masyarakat dan kami sangat mengapresiasi atas partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Kantor desa, rumah pintar sekaligus gedung pertemuan tersebut direncanakan berlantai dua. “Ini untuk kepentingan kita bersama, sebab sejak 15 kita tidak belum memiliki balai pertemuan dan kantor desa yang representatif,”ujarnya.

Peletakan batu pertama pembangunan tersebut, direncanakan dalam minggu depan, dan pekerjaannya akan dilakukan secara marathon karena semua bermuara untuk kepentingan masyarakat.

“Saya sangat berharap adanya partisipasi masyarakat, untuk mempercepat kelancaran dan penyelesaian proyek pembangunan tersebut, mengingat selama ini pelayanan kepada masyarakat dilaksanakan di rumah raja Hatusua,”tambah keduanya. (Jo)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes