Senin, 03 Oktober 2016

Huwae Bantah Patok 1 Persen Untuk Rekanan




Lira Maluku News. Ketua Pokja dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Ambon, Edwin Huwae menegaskan, dirinya tidak pernah mematok/mewajibkan kontraktor membayar satu persen dari nilai kontrak proyek kepada dirinya, seperti yang diisukan.

Penegasan Huwae tersebut, sekaligus  membantah isu yang berkembang, bahwa selama ini dirinya mematok satu persen dari nilai kontrak proyek kepada rekanan/kontraktor yang mendapat pekerjaan di kantornya.

Kepada media ini di kantornya, Senin siang (3/10/2016) Huwae mengakui, semua isu dan informasi itu tidak benar karena kenyataannya tidak seperti itu dan itu hanya fitnah.

“Yang benar itu, semua rekanan/kontarktor yang mendapat pekerjaan/proyek disini, diwajibkan membayar 2, 5 juta rupiah, biaya pembuatan kontrak yang dibuat oleh staf disini. Karena semua kontraktor itu dibuat disini, selain agar semuanya seragam juga untuk menghindar adanya kesalahan dalam pembuatan kontrak tersebut,”akuinya.

Tentang proses lelang/tender di PU kota Ambon, menurut Huwae, semuanya berjalan sesuai aturan yang berlaku. “Kami juga memberikan kesempatan kepada rekanan/kontraktor yang merasa tidak puas, untuk melakukan sanggahan, sesuai jangka waktu yang ditentukan.

Huwae mengaku, dirinya tidak segan-segan menolak rekanan/kontarktor yang datang dengan mengatas namakan Walikota atau Sekot, hanya untuk mendapatkan pekerjaan di kantor itu, sebab apa yang dilakukannya hanya berdasarkan aturan yang berlaku.

“Sebagai staf di kantor ini, beta hanya menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku, itu saja,”tambahnya dengan dialek Ambon yang kental. (Joy)      

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes