Selasa, 18 Oktober 2016

Diduga Proyek AKS 2013 Bermasalah, Kajati Diminta Periksa Kesaulja Cs




Lira Maluku News. Kajati Maluku, diminta usut tuntas dugaan proyek bermasalah Akreditasi Sekolah tahun 2013 senilai 3 milyar rupiah lebih, di dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) provinsi Maluku, yang ketika itu masih bernama dinas Dikpora.

Dalam hal ini, yang diduga terlibat adalah Penanggung Jawab Kegiatan (PJK), Bendahara Pembantu Pengeluaran (BPP) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), termasuk orang lain yang ikuti terlibat dalam proyek tersebut.

Pasalnya, sebagian dari dana/uang proyek yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2013 tersebut, diduga digunakan hanya untuk memperkaya diri mereka yang terlibat didalamnya.

Seperti yang diungkapkan sumber terpercaya dikantor itu kepada media ini, “Proyek itu tidak berjalan sebagaimana mestinya, bahkan setelah proyek tersebut selesai, salah satu kasie langsung membeli satu unit mobil, kuat dugaan menggunakan sebagian dana/uang proyek,”ujar sumber yang minta namanya tidak disebutkan tersebut.

Sementara itu, Kasie SMA dinas Dikbud provinisi Maluku, Junus Kesaulja saat dikonfirmasi, Selasa siang (18/10/2016) mengaku, dirinya bukan PPK-nya jadi silahkan tanya langsung kepada Ibrahim Parera, dengan alasan dirinya tidak tau menau soal proyek tersebut.

“Kalau menyangkut proyek tersebut, silahkan tanya langsung kepada Ibrahim Parera, karena saya bukan PPK-nya, bahkan tidak terlibat didalam proyek tersebut,”ujar Kesaulja dengan nada tak bersahabat.

Sayangnya pengakuan Kesaulja tersebut, bertentangan dengan apa yang dikemukakan Ibrahim Parera, kasie Ketenagaan, Dikbud Maluku.

Saat dikonfirmasi media ini beberapa waktu berselang, Parera menegaskan, proyek Akreditasi Sekolah bernilai 3 Milyar lebih tersebut, Junus Kesaulja sebagai PJK-nya, PPK Andre Jamlay,  sementara dirinya sebagai BPP.

“Proyek Akreditasi Sekolah tahun 2013 lalu, pak Nus Kesaulja sebagai Penanggung Jawab Kegiatan (PJK), PPK-nya adalah pak Andre Jamlay, sementara saya sebagai BPP-nya,”jelas Parera.

Ketika ditanya tentang informasi pembelian satu unit mobil oleh salah salah satu kasie menggunakan dana proyek,  Parera mengaku tak tau, karena dirinya hanya bekerja dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawabnya.  (Joy)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes