Rabu, 11 Januari 2017

Dugaan Korupsi Anggota DPRD Buru, Dibongkar Dua Pimpinan Dewan


LSM Lira Maluku Segera Laporkan KPK


Lira Maluku News. Dua pimpinan DPRD Buru, yakni Aziz Hentihu dan Djalil Mukaddar, membongkar dugaan korupsi dana bintek ratusan juga rupiah yang melibatkan sejumah oknum anggota dewan di sana.

Didepan ratusan massa yang menghadiri kampanye paslon BARU, Bakir Lumbessy – Amrullah Madani Hentihu di Dusun Waekase, Senin sore (9/1), Wakil Ketua DPRD Buru dari PPP, Aziz Hentihu dan Wakil Ketua dari PKB, Djalil Mukaddar mengatakan, Pada bulan Nopember 2016 lalu, seharusnya anggota DPRD Buru ke Jakarta, namun mereka tidak pergi, hanya mengambil uangnya.

“Seharusnya pada Nopember 2016 lalu, mereka berada di Hotel Merkury  Nopember 2016 di Jakarta, namun mereka tidak pergi, tapi mereka ambil duit dan bersenang-senang di Namlea,” beber Djalil.

Untuk itu, pihaknhya sedang menyiapkan laporan untuk diproses secara hukum,”Kami sedang menyiapkan laporan untuk diproses secara hukum,"ujarnya.

Djalil yang akrab dipanggil Lilo tersebut kembali menegaskan, paslon BARU ingin membersihkan oknum PNS yang nakal dan oknum anggota DPRD yang nakal.

Menanggapi dugaan korupsi yang melibatkan anggota DPRD kabupaten Buru tersebut, direktur LSM Lira Maluku, Jan Sariwating mengatakan, pihaknya segera akan  melaporkannya ke Kejaksan Tinggi Maluku maupun KPK di Jakarta.

Kepada media ini, Rabu (11/1/2016), Sariwating mengaku, pihaknya sedang meyiapkan laporan dugaan korupsi tersebut. Dia juga berharap, laporan itu nantinya dapat segera diproses kedua lembaga penegak hukum tersebut, guna menyeret anggota DPRD Buru yang diduga melakukan korupsi tersebut.

“Apapun alasannya, dugaan korupsi ratusan juta rupiah tersebut, tidak boleh dibiarkan, karena selain sudah merugikan negara, juga korupsi itu menyengsarakan rakyat, hanya untuk kepentingan mereka,”tegasnya.   (Hen)
 

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes