Selasa, 31 Januari 2017

Pasca Penyerahan ke Provinsi, Jabatan Kepala SMA/SMK Perlu Diseleksi




Ambon, Lira Maluku News. Pasca penyerahan SMA dan SMK ke pemerintah provinsi (pemprov) dari pemerintah kabupaten/kota, mulai tahun 2017 ini semua urusan  yang  terkait SMA dan SMK, kini menjadi tanggung jawab pemprov cq dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) provinsi. 

Terkait itu, muncul wacana perlunya dilakukan kembali seleksi kepala SMA dan SMK, mengingat jabatan kepala SMA/SMK yang ada saat ini diangkat berdasarkan SK Bupati/Walikota sebelum penyerahan kewenangan tersebut. 

Selain itu, yang diserahkan ke provinsi itu hanyalah tenaga pendidik/guru, pegawai dan sarana-prasarananya termasuk gedung sekolahnya, sehingga jabatan kepala SMA/SMK tersebut haruslah berdasarkan SK Gubernur Maluku atau Kepala Dinas Dikbud provinsi.

Menanggapi wacana tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) provinsi Maluku, Saleh Thio melalui pesan singkatnya kepada media ini, Senin (30/1/2017) mengaku saat ini sedang dilakukan pemetaan.  “Saat ini sedang dilakukan pemetaan,”tegasnya.

Jumlah SMA di Maluku sebanyak 271, terdiri dari kabupaten Buru Selatan (Bursel) 15, Maluku Tenggara (Malra) 16, kota Tual 11, Kepulauan Aru 11, kota Ambon 33, Maluku Tenggara Barat (MTB) 19, Maluku Barat Daya (MBD) 20, Maluku Tengah (Malteng) 76, SeramBagian Barat (SBB) 33, Seram Bagian Timur (SBT) 22 dan kabupaten Buru sebanyak 13.

Sedangkan SMK sebanyak 110, teridiri dari kota Ambon 19, Malteng 14,SBB 14, SBT 8, Buru 8, Bursel 10, kota Tual 6, Malra 8, Kepulauan Aru 6, MTB 7 dan kabupaten MBD 10. (Hen)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes