Minggu, 19 Februari 2017

Usemahu Diminta Lindungi Pedagang Pasar Namlea





Namlea, Lira Maluku News. Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kabupaten Buru, minta pejabat Bupati Buru, Ismail Usemahu, melindungi para pedagang di Pasar Inpres Namlea yang diintimidasi oknum tertentu, pasca pilkada kabupaten Buru.

Bukan hanya pedagang pasar, hal serupa juga dialami sejumlah Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan warga bupolo dari suku tertentu.

Hal itu diungkapkan Muhammad Ahda Hukul dari GNPK Buru kepada wartawan, Minggu (19/2/2017), usai memantau aktivitas di pasar Inpres Namlea, Kecamatan Waeapo dan Lolongquba.

"Kubu yang merasa menang maupun yang kalah dalam pilkada serentak 15 Pebruari lalu, agar sama-sama dapat menahan diri. tetap mengedepankan semangat kai wai,"tegas Hukul.

Hukul mengaku, saat ini ada keanehan dalam pemerintahan pemkab Buru. Dalam hal ini, kewenangan masih berada di tangan pejabat Bupati, namun dalam kenyataannya ada oknum-oknum tertentu yang sengaja ikut campur, termasuk upaya pengusiran pedagang pasar Inpres Namlea.

"Kewenangan masih di tangan pejabat Bupati, namun kendali pemerintahan sepertinya diatur oleh banyak tangan, termasuk upaya pengusiran pedagang di pasar Inpres Namlea yang berawal dari statemen calon Bupati tertentu tanggal 8 Juli lalu di kompleks perumahan pasar tersebut.

Terkait PTT kata Hukul, ada pegawai honorer yang bekerja lebih dari lima tahun, sebagian diberhentikan dan posisi mereka terindikasi digantikan oleh PTT yang baru diangkat oleh Sekda Buru, Ahmad Assagaff. (**)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes