Senin, 15 Mei 2017

Terkait Rumah Dinas Milyaran Rupiah, Sariwating Siap Lapor Kejaksaan




Ambon, Lira Maluku News. Pembangunan rumah dinas Kadis Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) provinsi Maluku, yang nilainya mencapai 1 Milyar rupiah lebih, menimbulkan tanda-tanya di masyarakat.

Salah satu kontraktor yang mengaku telah melihat dari dekat  rumah dinas tersebut, kepada media ini mengatakan, sangatlah berlebihan dan tidak wajar  bila bangunan rumah dinas yang berlokasi disamping kampus PGSD Unpati tersebut, nilainya  bisa mencapai 1 Milyar rupiah lebih.

“Harga yang wajar untuk rumah tersebut, antara 400 sampai 500 juta rupiah saja, bahkan bisa kurang dari itu.  Karena selain hanya berlantai satu, bangunan rumah juga terlihat biasa-biasa saja. Kalau bangunannya dua lantai, mungkin bisa dikatakan masuk akal,”ujar kontraktor yang enggan sebutkan namanya tersebut.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek rumah dinas tersebut, Husein H yang juga Kepala seksi perencanaan dinas Dikbud Maluku, ketika akan dikonfirmasi, Senin pagi (15/5/2017) di kantornya, tidak bisa ditemui.

Sementara Kuasa Penggunaan Anggaran  (KPA)-nya, Minggus Patty melalui telepon selulernya, Senin sore (15/5/2017) mengaku benar proyek rumah dinas tersebut bernilai 1 Milyar rupiah lebih. “Jadi kalau mau angkat beritanya, silahkan angkat saja,”kata Patty.   

Sumber media ini di dinas Dikbud Maluku menyebutkan, proyek rumah dinas itu dirancang dan diusulkan oleh Kadis M Saleh Thio dan Sekdis Hadi di tahun 2015 lalu dan pembangunannya setahun kemudian atau tahun anggaran 2016.

“Awalnya yang diusulkan hanya proyek rehab bangunan rumah dinas yang lama dengan nilai 1 Milyar rupiah, namun dalam perjalanannya karena ada pertentangan mengingat nilai proyek rehab terlalu besar, makanya itu diganti dengan proyek bangun baru,”jelas sumber tersebut.

Terkait itu, Direktur LSM Lira Maluku, Jan Sariwating kepada media inimengatakan, pihaknya akan segera melaporkan masalah ini ke Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, agar semua pihak yang terkait dengan proyek pembangunan rumah dinas tersebut segera diperiksa.

“Semuanya harus diperiksa, apa itu PPK-nya, KPA-nya, Sekdis saat itu maupun Kadis-nya, supaya masalahnya jadi terang benderang,”tambah Sariwating. (Hen)

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes