Minggu, 28 Mei 2017

Taulud Sungai Teha Desa Niniari Patah, Rumah Penduduk Terancam



Bupati Payapo Diminta Perintahkan Kepala BPBD SBB Meresponsnya

Lira Maluku News.  Akibat hujan lebat yang mengguyur kota Piru – kabupaten Seram Bagian Barat (SBB)  dan sekitarnya, taulud penahan aliran air sungai Teha di Desa Niniari patah dan rusak berat, berakibat terancamnya sejumlah rumah penduduk di kawasan itu.

Taulud penahan air sungai Teha yang patah beberapa bagian tersebut, akibat pengikisan tanah di bawah talud saat banjir besar yang terjadi karena turunnya hujan berkepanjangan.

Tokoh masyarakat Desa Niniari, Jodih Lumatalale, Minggu (28/5/2017) mengatakan, talud tersebut dibangun sejak tahun 2010 lalu,  menggunakan anggaran PMPN Mandiri Pedesaan.

“Taulud penahan air sungai Teha tersebut, mengalami patahan pada  beberapa bagian, jika tidak segera diperbaiki dikuatirkan taulud tersebut akan roboh dan berdampak pada rusaknya rumah penduduk yang bermukim di sepanjang aliran sungai,”tegasnya.   

Untuk itu sangat diharapkan, adanya perhatian pemerintah kabupaten (pemkab) SBB, sebelum terjadinya musibah yang lebih besar dan menimbulkan  korban bila terjadi hujan lebat dan meluapnya air sungai Teha tersebut.

"Kami minta Bupati SBB, Drs. M Yasin Payapo untuk memerintahkan kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) SBB, untuk segera merespons kondisi tersebut dan lakukan perbaikan, sebelum terjadinya musibah yang lebih besar dan menimbulkan korban yang lebih banyak,”pintanya.

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes