Kamis, 06 Juli 2017

Hakim PTUN Jakarta Sarankan Sapasuru Tetap Lakukan Perlawanan Hukum




Lira Maluku News. Sidang perdana gugatan SK Mendagri tentang pengkatan Drs M Yasin Payapo dan Timotius Akerina sebagai Bupati dan Wakil Bupati Seram Bagian Barat (SBB) periode 2017 -2022 di Pengadilan Tata Usaha Negara ( PTUN) Jakarta, Kamis (6/7/2017) digelar.

Sidang dengan agenda tunggal yaitu dimisal atau pemeriksaan administrasi oleh hakim tunggal yang memimpin sidang tersebut.

Setelah dilakukan dimisal atau pemeriksaan administrasi, hakim tunggal yang memimpin sidang tersebut mengatakan, sidang perdana tersebut tidak dihadiri tergugat, karena yang melakukan pelanggaran dalam kasus tersebut adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebab akibat surat KPU barulah Mendagri menerbitkan SK pengangkatan tersebut.

Hakim menilai, proses hukum yang juga sedang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakata pusat, itu sangatlah tepat karena sesuai dengan kewenangan Pengadilan Negeri.

Namun demikian, hakim tetap mempersilahkan kuasa hukum Samuel Sapasuru untuk tetap melakukan perlawanan hukum di PTUN, karena itu merupakan haknya, disamping tetap berproses di PN Jakarta pusat.

Sementara itu, kuasa hukum Samuel Sapasuru usai sidang perdana tersebut kepada media ini mengaku, dirinya tetap akan melakukan perlawanan hukum untuk mencari kebenaran matrial di PTUN Jakarta, sesuai hukum yang berlaku dan sebagimana yang disarankan hakim kepada dirinya saat persidangan tadi.

“Saya juga akan tetap berproses di Pengadilan Negeri Jakarta pusat, karena kesalahan KPU SBB, sehingga Mendagri menerbitkan SK pengangkatan tersebut,”ungkap Sapasuru.

Sidang lanjutan kasus yang sama di PN Jakarta pusat, dijadwalkan berlangsung tanggal 11 Juli 2017 mendatang.
                                                                                                                             

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes