Kamis, 06 Juli 2017

Raymond Putileihalat Dihimbau Serahkan Diri, Menyusul Ditetapkan DPO




Lira Maluku News.  Drs Paulus Samuel Putileihalat alias Raymond, tersangka kasus penyerobotan Hutan Produksi dan hutan Konvervasi (Suaka Alam) Gunung Sahuwai, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), dihimbau untuk segera menyerahkan diri, menyusul dirinya ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Maluku tanggal 22 Juni 2017 lalu.


Himbauan itu disampaikan Kepala Dinas Kehutanan provinsi Maluku, Ir Sadlie Ie Msi, dalam Jumpa pers di kantornya, Kamis siang (6/7/2017).

Didampingi kepala Bidang Pembinaan, Ir Sandi Luhulima dan PPNS Dinas Kehutanan Maluku, Sadlie Ie mengatakan, penetapan DPO kepada mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten SBB tersebut, setelah yang bersangkutan lalai memenuhi panggilan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Kehutanan provinsi Maluku sebanyak tiga kali berturut-turut, sejak tanggal 18 Mei 2017 lalu.

“Surat penetapan DPO Polda Maluku tersebut juga sudah dikirim ke semua Polres se-Maluku, termasuk instansi terkait,”ujar Sadlie.

Terkait informasi bahwa Putileihalat saat ini berada di Jakarta dalam pelariannya, Sadlie berjanji segera berkoordinasi dengan Kementrian Kehutanan RI, guna selajutnya dengan pihak Polri, mengingat tanggung jawab mereka, untuk menyerahkan tersangka dengan barang buktinya, guna mengikuti proses hukum selanjutnya.

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes