Senin, 21 Agustus 2017

Tagline Kase Bae SBB Jangan Hanya Slogan



Payapo–Akerina Diminta Tertibkan Orang Dekat Mereka


Lira Maluku News.  Jargon Kase Bae SBB yang selama ini didengungkan Bupati Drs Muhammad Yasin Payapo, M.Pd dan wakilnya Timotius Akerina, SE, M.Si, tidak berbanding lurus dengan sepak terjang  orang-orang dekat mereka, baik di birokrasi pemerintah kabupaten (pemkab) maupun di masyarakat.

Janji Payapo - Akerina selama ini untuk merangkul semua pihak, guna sama-sama membangun kabupaten itu, kenyataannya jauh berbeda dan betolak belakang dengan kondisi yang terjadi belakangan ini.

“Misalnya, terjadi intimidasi yang dilakukan oknum-oknum tertentu pada sejumlah Dinas atau SKPD SBB, sehingga menimbulkan kegaduhan dalam birokrasi dan membuat suasana atau iklim kerja yang  tidak kondusif,”tegas salah satu tokoh masyarakat SBB yang enggan namanya dipublikasikan kepada media ini di Piru, Senin (21/8/2017) .

Padahal, masyarakat menaruh harapan besar kepada Bupati Payapo dan wakilnya Akerina, khususnya dengan adanya tagline Kase Bae SBB, yang diharapkan mampu membawa kabupaten ini keluar dari suasana kebathinan, yang selama 10 tahun ini terkesan amburadul.

Namun, faktanya nuansa politisisasi birokrasi masih terasa, hal ini jelas terbalik dan dengan  komitmen Payapo - Akerina, karena sepak terjang orang-orang dekat mereka terkesan bertolak belakang dengan apa yang disampaikan mereka berdua.

"Kami tidak tau, sepak terjang mereka ini diketahui Bupati dan wakilnya atau tidak. Namun kami sangat berharap pak Payapo dan pak Akerina dapat menepati janji mereka, yakni mampu merangkul semua komponen anak negeri Saka Mese Nusa untuk Kase Bae SBB, dengan melakukan langkah-langkah komprehensif dengan kebijakan yang pro rakyat dan pemerataan penataan birokrasi," tegas sumber tersebut.

Menurutnya, semua janji Payapo – Akerina yang disampaikan semasa kampanye mereka, hendaknya dilaksanakan, jangan menjadi slogan semata.

“Tagline Kase Bae SBB jangan hanya slogan semata. Karena itu , kami mendesak Bupati dan Wakil Bupati segera menegur dan menertibkan oknum-oknum yang selama ini dikenal sebagai orang dekat mereka, yang  membuat gaduh birokrasi, bahkan terkesan liar  dan bepengaruh dalam berbagai kebijakan pemkab SBB yang kontraproduktif,”tambahnya.

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes