Kamis, 21 September 2017

Pembalap Jepang Hiroshi Tsubaki, Juarai Etape 4 TdM




Lira Maluku News. Peserta Tour de Molvccas (TdM), Kamis sore (21/9/2017) menyelesaikan etape 4, finish di Pelabuhan Fery Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Pembalap  asal Jepang, Hiroshi Tsubaki yang bernomor punggung 24 dari tim Kinan, berhasil memenangkan etape ini, dengan kecepatan waktu 3 jam, 21 menit, 09 detik.

Sementara pembalap Indonesia asal kota Malang, Jamalidin Novardiato dari PGN Road Cycling Team bernomor punggung 113 finish di tempat kedua, sedangkan ditempat ketiga adalah pembalap asal Malaysia dari Team Sapura, Mohamad Izzad Hilmi.

Ke- 56 pembalap TdM Etape 4 ini dilepas Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, SH didampingi wakil Bupati Marlatu Leleury, SE dihalaman kantor Bupati, Kamis pagi (21/9/2017) jam 11.00 WIT, menempuh rute 141,5 km menuju finish di Pelabuhan Waipirit, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB dan mencapai finish pukul 14.30 WIT.

Sebagian besar rute yang dilewati para pembalap pada etape 4  ini adalah jalan rata dan lurus, sementara  medan sulit seperti tanjakan sekitar 62,5 km. Kendati hujan deras sempat turun, para pembalap tetap bersemangat menuntaskan etape empat. 

“Rute ini relatif mudah bagi saya meskipun ada beberapa kali tanjakan panjang, tapi lebih bisa saya lewati ketimbang tanjakan di etape tiga yakni Bandara Wahai, Kecamatan Seram Bagia Utara, Kabupaten Maluku Tengah,”tutur pembalap Jepang Hiroshi Tsubaki sebelum upacara penyerahan hadiah bagi pemenang di pintu Pelabuhan Waipirit.

Yang baru bagi Hiroshi adalah soal cuaca. “Sepanjang saya mengikuti tour, saya baru sekali ini menghadapi hujan dan itu hampir di setiap etape. Tapi ini tantangan yang menarik,”ungkapnya.

Dirinya mengaku senang berada di Maluku, karena selain alamnya indah orang-orangnya juga ramah.

Dengan kemenangan Hiroshi tersebut, Kinan Cycling Team asal Jepang semakin memperkuat posisinya sebagai Team terbaik untuk kecepatan atau Team General Classification by Time.

Bupati SBB M Yasin Payapo pada kesempatan itu mengatakan, Tour de Molvccas sebagai kesempatan emas untuk menghidupkan Kabupaten SBB terutama promosi pariwisata, apalagi usia Kabupaten SBB baru 10 tahun sejak dimekarkan dari Kabupaten Maluku Tengah.

“Kami berharap lebih banyak lagi pembalap yang ikut dalam ajang Tour de Molvccas ini di tahun depan. Ini agar semakin banyak wisatawan asing yang mengenal wilayah Seram Bagian Barat ini dan tertarik untuk datang,” ujar Payapo yang baru beberapa bulan memimpin

Menurutnya, Kabupaten SBB memiliki potensi pariwisata dan pertambangan, memiliki 62 pulau dan 10 di antaranya sudah dihuni penduduk. Selain itu, SBB baru memiliki 64 hotel dengan standar nasional dan internasional, ditambah 22 penginapan.

“Seram Bagian Barat memiliki pulau-pulau cantik yang bisa menjadi destinasi wisata seperti Pulau Osi, Pulau Kasa, Desa Kaibobo, Air Terjun Rumahkay, Kepulauan Lucipara yang dikenal  sebagai penyu dan lainnya,”tambahnya.

Sementara sekretaris Dinas Pariwisata SBB yang juga Koordinator lapangan untuk lokasi TdM di Piru pada Etape 1, dan di Waipirit, Godlief Eugene Corputty, S.Pi yang akrab disapa Boy menyampaikan tingginya antusias masyarakat.

Pada Etape 4 ini, Marcus Culey asal Australia berhasil mempertahankan jersey kuning dengan mengamankan massa waktu dari dua pesaingnya Jai Crawford asal Australia dan tim Kinan, serta Jesse Ewart asal Australia dan tim 7 Eleven Roadbike Philippines.

Pada Etape terakhir yakni Etape 5, peserta TdM kembali ke Kota Ambon dan Jumat besok (22/9/17), para pembalap akan start dimulai di Pantai Namalatu pukul 14.30 WIT dengan jarak 82,9 km dan berakhir di Lapangan Merdeka Ambon.

Tour de Molvccas Tour de Molvccas adalah lomba balap sepeda internasional pertama di Maluku, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Maluku, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku Tengah dan Pemerintah Kota Ambon, meliputi 5 etape dengan jarak tempuh 714 km yang sejak awal diikuti oleh 67 pembalap dari 14 Team yang berasal dari 20 negara.

TdM adalah kegiatan olah raga berbasis pariwisata, ditujukan untuk memajukan pariwisata Maluku. TdM didukung sejumlah Kementerian seperti Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Kementerian Pariwisata, Kementerian PU, Kementeriaan Perhubungan, dan sejumlah BUMN, memperebutkan hadiah uang senilai total Rp 850.000.000.

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes