Minggu, 01 Oktober 2017

Kejari Piru Didesak Usut Dugaan Penyelewengan Dana Desa Manusa



Lira Maluku News.  Kejaksaan Negeri (Kejari) Piru didesak untuk mengusut dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) oleh oknum penjabat Kepala Desa Manusa, Kecamatan Inamosol, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tahun anggaran 2015 – 2017.
              
Kepada media ini, Minggu (1/10/2017) sejumlah tokoh masyarakat Desa Manusa mengatakan, ada sejumlah program yang diduga sebagai proyek fiktif dan mark-up (penggelembungan harga) yang dilakukan penjabat Kades ketika itu.

Tokoh masyarakat yang enggan mempublikasikan namanya tersebut mengatakan, seperti pembelian 1 unit sepeda motor Honda Revo di tahun 2015 lalu, harga pasarnya senilai 17 juta rupiah, namun dalam kwitansi pertangggung jawabnya tertera seharga 30 juta rupiah.

Berikut, pengadaan bibit ayam dan Babi senilai 50 juta, namun dalam kenyataannya yang ada hanya 20 ekor anak ayam dan enam ekor anak babi.

Kemudian pada tahun yang sama, di gelontorkan dana sebesar 70 juta rupiah untuk usaha kerajinan tangan. Namun dalam kenyataannya, program tersebut hanya fiktif.

Selain itu, tahun 2016 lalu ada proyek pembangunan kantor Desa, namun anehnya anggran pembangunan tidak pernah di ketahui masyarakat. Bahkan pembangunannya dibiarkan terbengkalai atau tak kunjung selesai hingga saat ini.

Kemudian pembangunan saluran air (got) sepanjang 350 meter, namun pagu anggarannya tidak pernah di sebutkan. Hal yang sama juga terjadi pada pembangunan sarana air bersih, selain tak jelas besaran anggarannya, program tersebut juga macet.

Di tahun yang sama, program pengadaan 25 unit lampu listrik tenaga Surya senilai 80 juta rupiah, dengan harga pasar sekitar 400 ribu per-unit. Sayangnya, lampu tersebut berfungsi hanya sebulan, karena rusak.

Menurut mereka, khusus untuk 2017 ini diantaranya pembuatan lapangan volly senilai 99 juta 350 ribu rupiah, berikut pengadaan anakan Kakao untuk 117 kepala keluarga (kk) senilai 299 juta lebih

“Program ini yang menimbulkan pertanyaan dikalangan masyarakat, karena bermasalah, bukan saja besaran dananya, tetapi juga peruntukannya,”tambah mereka

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes