Jumat, 26 Januari 2018

Dosen HTN Dihadirkan Sebagai Saksi Ahli Dalam Sidang Perbuatan Melawan Hukum


Sapasuru Yakin Hakim Akan Berpegang Pada Putusan Sela

Lira Maluku News. Sidang lanjutan gugatan perbuatan melawan hukum oleh paslon Payapo – Akerina, Rabu (25/1/2018) berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, dengan agenda mendengar keterangan saksi ahli.


Saksi ahli yang dihadirkan oleh kuasa hukum tergugat 3 dan 4, yakni  Ruly, SH. MH, dosen Hukum Tata Negara (HTN) pada Universitas Pancasila Jakarta.

Sidang  tadi tidak lagi masuk dalam substansi pokok perkara, karena sebelumnya sudah ada putusan sela PN Jakarta Pusat terkait gugatan perbuatan melawan hukum tersebut. Dalam hal ini, PN Jakarta Pusat memiliki kewenangan mengadili perkara tersebut, karena sebelumnya eksepsi tergugat ditolak oleh hakim.

Menanggapi keterangan  saksi ahli dan tanya jawab  baik itu dari kuasa hukum tergugat maupun kuasa hukum penggugat dengan saksi dalam persidangan tersebut, Hakim Ketua Marulak Purba, SH.MH kemudian memberikan sebuah ilustrasi tentang perbuatan melawan hukum, yang ada hubungannya dengan perkara ini.

Usai sidang, kuasa hukum penggugat, Samuel Sapasuru, SH kepada media ini mengatakan, sangat tepat persidangan tadi tidak lagi masukdalam substansi pokok perkara karena sebelumnya sudah ada putusan sela PN Jakarta Pusat terkait perkara ini.

Menurutnya, keterangan saksi ahli  dalam persidangan tadi, tidak serta merta dapat diterima oleh hakim, karena belum tentu keterangan ahli tersebut sependapat dengan pemikiran hakim. Sebab, keterangan ahli hanya menerangkan tentang keahliannya atau disiplin ilmu yang dimilikinya.

Apalagi  ahli yang dihadirkan oleh kuasa hukum tergugat 3 dan 4 tadi bukanlah ahli atau pakar hukum perdata sesuai gugatan perkara melawan hukum.

“Dari ilustrasi yang disampaikan Hakim Ketua tentang perbuatan melawan hukum tadi, dalam menanggapi keterangan ahli tersebut, sudah memberikan isyarat yang cukup jelas kepada kita,”tegas Sapasuru.

Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 1 Februari 2018 mendatang, sekaligus merupakan sidang terakhir dengan agenda  mendengarkan keterangan saksi yang akan dihadirkan oleh KPUD.

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes