Senin, 29 Januari 2018

Proyek Irigasi Senilai 1,4 M di Desa Waelo Kabupaten Buru Amburadul



Lira Maluku News.  Direktur LSM Lira Maluku, Jan Sariwating, minta Bupati Buru Ramly Umasugi, untuk menegur bahkan bila perlu memberikan sanksi tegas kepada Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buru, termasuk PPK dan PPTK proyek pembangunan jaringan irigasi di Desa Waelo.


Pasalnya, sesuai data yang dihimpun LSM Lira Maluku menyebutkan, proyek yang di anggarkan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Buru,  melalui APBD Tahun 2015 dengan waktu pelaksanaan proyek 109 hari kalender sesuai PMK, dengan masa pemeliharaan enam bulan tersebut, mengalami rusak berat, setelah pekerjaan dinyatakan selesai dan dibuat berita acara serah terima serta lansung dibayar 100 persen.

Jadi, “Setelah enam bulan atau masa pemeliharaan berakhir, proyek senilai 1, 4 miliar tersebut mengalami rusak berat, khususnya pada bagian saluran beton di dua tempat dengan panjang  8,5 meter, sementara untuk pasangan batu dan mortar, kerusakan terjadi pada pelesteran sepanjang 14 meter,”tegasnya.

Menurutnya, kondisi yang terjadi tersebut  tidak sesuai dengan Kepres nomor 54 tahun 2010, yang  telah diubah dengan Perpres 70 tahun 2012 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“Khususnya pada pasal 95 ayat 5.a, tentang penyedia jasa konstruksi/jasa lainnya, wajib melakukan pemeliharaan atas hasil pekerjaan selama masa yang ditetapkan dalam kontrak, sehingga kondisinya tetap seperti penyerahan pekerjaan,”jelasnya.

Namun karena kurang cermat dan pengawasan dari Kadis Pertanian bersama PPK dan PPTK proyek yang  lalai dalam mengendalikan pekerjaan tersebut, mengakibatkan hasil pekerjaan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Menurut Sariwating, jika hal itu tidak ditindak lanjuti Bupati Umasugi, pihaknya akan melaporkan  masalah itu ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku guna diproses hukum.

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes