Selasa, 18 Desember 2018

Pegawai Tata Usaha SMA/SMK, Tagih Janji Kadis Dikbud Maluku

Lira Maluku News. Diduga ada ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) provinsi Maluku yang bertugas sebagai tenaga tata usaha SMA dan SMK, sejak penyerahan/dialihkan statusnya dari pegawai kabupaten/kota menjadi pegawai provinsi Maluku Januari 2017 lalu, haknya makin tak jelas dan terabaikan.

Hak mereka diantaranya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) sampai saat ini tidak pernah diterima sejak penyerahan, berikut hak lain semisal rapel Penaikan Gaji Berkala (KGB), kenaikan pangkat juga semakin tak jelas. Padahal status mereka sama dengan ASN atau PNS provinsi Maluku lainnya, termasuk yang bertugas di dinas Dikbud provinsi Maluku dan dinas-dinas lainnya.

Terkait masalah tersebut, informasi yang berhasil dihimpun media ini dari staf BKD setda Maluku menyebutkan, ada sejumlah faktor yang ikut mempengaruhi terjadinya masalah tersebut diantaranya, tidak adanya usulan dari dinas yang bersangkutan, dalam hal ini kadis Dikbud Maluku M Saleh Thio.

Masalah tersebut pernah dikonfirmasi media ini kepada kadis Dikbud Maluku M Saleh Thio belum ini, saat itu Thio berjanji akan segera menindaklanjutinya guna menyelesaikan masalah pegawai tata usaha SMA dan SMK tersebut, sehingga tidak merugikan mereka khususnya yang terkait dengan hak-hak mereka yang terbengkalai selama ini.

Anehnya, janji kadis Dikbud Maluku, M Saleh Thio untuk menyelesaikan masalah ribuan pegawai tata usaha SMA/SMK se-Maluku tersebut, tidak pernah terealisir hingga saat ini.

Terkait itu, sejumlah kepala SMA dan SMK kepada media ini menyoroti kinerja Kadis dan Sekdis Dikbud provinsi Maluku yang terkesan tutup mata terhadap masalah mereka.

“Kami hanya menagih janji kadis Dikbud Maluku M Saleh Thio seperti yang pernah diberitakan media ini beberapa waktu lalu, karena ini terkait nasib ribuan pegawai tata usaha SMA/SMK se-Maluku,”tegas mereka.

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes